Sunday, 10 Zulqaidah 1442 / 20 June 2021

Sunday, 10 Zulqaidah 1442 / 20 June 2021

KLHK: Ada Tiga Penyebab Kebakaran Hutan

Sabtu 31 Oct 2015 18:19 WIB

Rep: C20/ Red: Ilham

Api membakar kawasan hutan di lereng Gunung Wilis terlihat dari Desa Kresek, Wungu, Madiun, Jumat (23/10) malam.

Api membakar kawasan hutan di lereng Gunung Wilis terlihat dari Desa Kresek, Wungu, Madiun, Jumat (23/10) malam.

Foto: ANTARA FOTO/Siswowidodo

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dirjen Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia (KLHK) Rasio Ridho Sani mengatakan masyarakat memiliki peranan besar untuk menyelesaikan masalah kebakaran hutan dan kabut asap. Salah satunya melalui kesadaran diri.

Ridho mengatakan, ada tiga persoalan yang menyebabkan kebakaran di hutan Indonesia, yaitu perilaku manusia baik individu maupun instansi, parahnya ekosistem gambut, dan masalah cuaca.

"Tapi tak ada api, bila manusia tidak berulah," kata Ridho dalam diskusi Kebakara Hutan dan Lahan, di Jakarta, Sabtu (31/10).

Ridho menjelaskan harus ada pendekatan sosialisasi serta edukasi kepada masyarakat setempat dan pemerintah daerah. Seperti memberikan pemahaman, mulai dari individu, kelompok, organisasi, dan institusi.

"Sehingga mereka mengerti harus melalukan pencegahan atau penanganan seperti apa," ujar Ridho.

Ridho menambahkan, dalam hal ini juga diperlukan penegakan hukum baik pidana atau perdata. Menurut dia, hukum akan mengatur kelola perizinan dan restorasi lahan gambut.

"Jadi tidak ada lagi oknum yang tidak bertanggungjawab membakar lahan gambut atau hutan. Semua hal ini harus dilakukan dalam satu rantai," katanya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA