Monday, 13 Safar 1443 / 20 September 2021

Monday, 13 Safar 1443 / 20 September 2021

Mengenal Ilmu Tata Bahasa Arab

Ahad 06 Sep 2015 09:01 WIB

Red: Agung Sasongko

Satu dari sekian motif yang mendasari perumusan kamus tersebut adalah melestarikan dan melindungi bahasa Arab.

Satu dari sekian motif yang mendasari perumusan kamus tersebut adalah melestarikan dan melindungi bahasa Arab.

Foto: Antara/Rudi Mulya/ca

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Bahasa adalah aspek penting interaksi manusia. Dengan bahasa baik lisan, tulisan, maupun isyarat orang akan melakukan suatu komunikasi dan kontrak sosial. Bahasa dipandang sebagai cermin kepribadian seseorang. Karena, bahasa diterjemahkan sebagai refleksi rasa, pikiran, dan tingkah laku.

Ada kalanya seseorang yang pandai dan penuh dengan ide-ide cemerlang harus berhenti bicara hanya karena dia tidak bisa menyampaikan idenya dengan bahasa yang baik.

Sumarsono dan Partana (2002: 20) mengatakan bahwa bahasa sering dianggap sebagai produk sosial atau produk budaya yang merupakan wadah aspirasi sosial, kegiatan, perilaku masyarakat, dan penyingkapan budaya, termasuk teknologi yang diciptakan oleh masyarakat pemakai bahasa.

Dalam situs wikipedia, disebutkan bahwa bahasa adalah penggunaan kode yang merupakan gabungan fonem sehingga membentuk kata dengan aturan sintaksis untuk membentuk kalimat yang memiliki arti.

Menurut Noerhadi dalam bukunya Nahwu dan Sharaf, bahasa adalah alat komunikasi antaranggota masyarakat untuk menyampaikan pikiran dan perasaan dengan menggunakan bunyi suara yang dihasilkan oleh alat ucap manusia.

Dengan pengertian seperti ini, untuk membuat kalimat yang indah dibutuhkan susunan kata-kata yang dapat mengandung arti. Disinilah pentingnya peran tata bahasa. Dalam bahasa Arab, terdapat juga tata bahasa, seperti nahwu, sharaf, balaghah, dan mantiq. Berikut pengertiannya masing-masing.

Ilmu nahwu

Setiap bahasa yang diucapkan mengandung dua unsur, yaitu bunyi dan makna (arti). Bunyi adalah arus suara yang dihasilkan oleh alat ucap manusia, sedangkan makna atau arti adalah kandungan isi pikiran dan perasaan yang ada pada bunyi.

Dalam tata bahasa Arab, ilmu nahwu berperan penting dalam membentuk sebuah kalimat menjadi jelas. Ilmu nahwu adalah ilmu yang memperbincangkan dasar-dasar dan proses-proses pembentukan susunan kata menjadi kalimat.

Di dalamnya terbagi menjadi mabni dan mu'rah (bentuk kata statis dan dinamis), nakirah dan ma'rifah (bentuk kata umum dan tertentu), serta kalam (susunan kata).

Ilmu sharaf

Ilmu sharaf ialah ilmu yang mempelajari bentuk kata. Di dalamnya, ada kata perintah (kerja), larangan, bentuk lampau, sekarang, ataupun yang akan datang. Contohnya adalah fiil amr, fiil nahyi, fil madhi, fiil mudhari, isim masdar, fail, dan maf'ul.

Ilmu sharaf itu meliputi kalimat (kata), bina' kalimat (struktur kata), wazan kalimat (timbangan kata), dan perubahan bentuk kalimat (kata).

Ilmu balaghah

Ilmu balaghah adalah ilmu yang mempelajari kefasihan dalam berbicara. Ilmu balaghah akan membuat susunan kalimat menjadi indah. Sebab, balaghah berkaitan erat dengan sastra.

Ilmu balaghah sendiri meliputi ilmu ma'ani (ilmu untuk menjaga kesalahan bicara), ilmu bayan (ilmu yang menjaga pembicaraan dari yang tidak mengarah pada tujuan), dan ilmu badi' (ilmu yang menghias susunan kalimat). Demikian diterangkan Syekh Abdurrahman al-Akhdhari dalam kitabnya Jawhar al-Maknun.

Kitab Tata Bahasa Arab

1. Al-Ajurumiyyah (Muhammad bin Dawud as-Shonhaji)
2. Al-Imrithiy (Syarafuddin Imrithii)
3. Alfiyah (Ibn Malik) dan Syarah Alfiyah (Ibnu Aqil)
4. Qawa'id al-Lughah al-Arabiyyah (Fu'ad Ni'mah)
5. Jami' al-Durus al-Arabiyyah (Syaikh Al-Ghulayainiy)
6. Al-Arabiyyah li al-Nasyi'in (Mamlakah Su'udiyyah Arabiyyah)
7. Silsilah al-Ta'lim al-Lughah al-Arabiyyah (Jami'ah Ibn Su'ud)
8. Mudzakkirah fi al-Nahwi wa al-Sharfi (Jami'ah Islamiyah Madinah)
9. Jawahir al-Balaghah
10. Jawhar Maknun (Imam Akhdhoriy)
11. Al-Balaghah wa al-Naqd (Mamlakah Su'udiyyah Arabiyyah)
12. Nushush al-Adabiyyah (Mamlakah Su'udiyyah Arabiyyah)
13. Jam'u al-Mu'allaqat min al-Asy'ar al-Jahiliyyah

 

Sumber: Pusat Data Republika/Syaruddin el-Fikri

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA