Wednesday, 30 Ramadhan 1442 / 12 May 2021

Wednesday, 30 Ramadhan 1442 / 12 May 2021

Battle of Surabaya Mengharu Biru Sekaligus Jenaka

Sabtu 22 Aug 2015 08:46 WIB

Rep: c 97/ Red: Indah Wulandari

Battle of Surabaya

Battle of Surabaya

Foto: ist

REPUBLIKA.CO.ID,SLEMAN -- Pemutaran film animasi Battle of Surabaya riuh dengan gelak tawa penonton yang memenuhi ruangan Studio 5 XXI. Bahkan di seperempat penayangannya, karya garapan Sutradara Aryanto Yuniawan ini sudah menyajikan sisipan cerita yang cukup jenaka.

Salah satu penonton bernama Arum (35) misalnya. Ia mengakui cerita Battle of Surabaya sangat menghibur. Meskipun ceritanya serius, tetap ada penggalan kisah yang lucu dengan menonjolkan kejenakaan daerah khas suku-suku Indonesia.

Seperti pada saat Musa mencari surat titipan Residen Sudirman yang disimpan Yumna. Bahkan saat peperangan 10 November berlangsung, tetap ada scene yang membuat penonton tertawa.

"Filmnya bagus, lucu juga. Pengisi suaranya pas. Jadi klop dengan ceritanya," kata Arum, Kamis (20/8) malam. Battle of Surabaya sendiri mengisahkan perjuangan seorang anak kecil bernama Musa yang bertugas sebagai kurir. Selain menyampaikan titipan surat dari berbagai orang, Musa memiliki tugas utama.

Antara lain menyampaikan pesan instruksi perang dari Residen Sudirman pada para pejuang di Surabaya kala itu. Selama perjalanannya, Musa sama-sama berjuang dengan Yumna yang suaranya diisi oleh Maudi Ayunda.

Saat menjalankan tugasnya, Musa dikawal oleh Danu (Reza Rahardian) yang merupakan salah satu prajurit kemerdekaan. Namun, ternyata Danu merupakan anggota organisasi Kipas Hitam dari Jepang. Organisasi ini tidak rela jika proses kemerdekaan Indonesia berjalan dengan mudah.

Sehingga mereka merencanakan penculikan terhadap Musa sebagai tokoh kunci penyampai pesan intruksi perang. Akhir dari film Battle of Surabaya pun dikemas dengan sangat apik. Isi surat-surat yang dititipkan pada Musa mampu menyentuh hati para penonton.

"Ya nilai moral dan perjuangannya cukup mengena," tutur Arum. Namun, ia beranggapan film berdurasi satu setengah jam itu sangat singkat. Menurutnya, alur cerita Battle of Surabaya dari satu scene ke scene lainnya terlalu cepat.

Di sisi lain, Arum merasa terhibur dengan film animasi buatan MSC Pictures ini. Begitu pun dengan penonton lainnya yang pulang dengan ceria. Selain diiringi gelak tawa, penutupan film Battle of Surabaya pun disambut dengan tepuk tangan meriah yang menggema.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA