Tuesday, 29 Ramadhan 1442 / 11 May 2021

Tuesday, 29 Ramadhan 1442 / 11 May 2021

RAN akan Gelar Konser Tunggal

Rabu 29 Jul 2015 14:10 WIB

Rep: Puti Almas/ Red: Indira Rezkisari

Kelompok musik RAN

Kelompok musik RAN

Foto: Antara

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Grup musik yang beranggotakan Ray, Asta, dan Nino (RAN) telah berkarya selama hampir 10 tahun di industri hiburan Tanah Air. Mereka pun mengungkap akan ada sesuatu yang spesial dalam pencapaian mereka selama satu dekade itu.

"Tahun depan RAN 10 tahun berkarya di industri musik Tanah Air. Berkarier dalam waktu yang tidak sebentar itu suatu pencapaian yang luar biasa, jadi kita ingin bikin sesuatu yang spesial seperti tur atau konser besar," ujar Nino dalam acara peluncuran lagu 'Para Pemenang' di Jakarta, Selasa (28/7).

Nino berujar selama ini RAN memang ingin membuat satu konser yang begitu maksimal dan spektakuler. Karena itulah, walaupun sudah cukup lama berkarier di bidang musik, ketiga personil memilih menunda pertunjukan tunggal.  Agar tidak terkesan terburu-buru ataupun nantinya terlalu sering.

"Pastinya RAN gak mau buat konser sering-sering, kayak tahun ini ada, besok ada lagi. Kita maunya sekali ada langsung duuaar gitu," jelas Nino.

Menurut Rayi, tur dan konser RAN saat menginjak usia 10 tahun nanti pasti menggambarkan perjalanan karier mereka di industri musik Tanah Air. Dimulai dari bagaimana mereka terbentuk, hingga saat ini bertranformasi usia grup musik ini berkarya di Nusantara dalam waktu yang sudah matang.

"Tur konser yang kita bikin pastinya menggambarkan transformasi RAN dari kita lahir, terus masih di bangku kuliah, sampai 10 tahun nanti," ujar Rayi.

Grup musik yang dibentuk pada 2006 ini pada awalnya terkenal melalui lagu Pandangan Pertama. Lagu bergenre pop R&B ini pun kemudian dirilis dalam album RAN For Your Life pada akhir 2007. Selain Pandangan Pertama, single-single dalam album pertama RAN ini juga mencetak popularitas, khususnya di kalangan anak muda.

"Kita hingga saat ini konsisten dengan melakukan apa yg benar-benar murni kita sukai. Dulu pun pas awal-awal keluar, trennya lagi musik Melayu dan kita keluar dengan lagu pandangan pertama yang sangat bertolak belakang banget," tambah Rayi.

Sementara, Asta mengatakan selama hampir 10 tahun berkarya di bidang musik, RAN sudah melalui banyak hal. Namun, selalu banyak belajar sesuatu yang bisa dipelajari. Salah satunya adalah mengeksplorasi musik secara lebih luas.

"Kita selalu belajar, eksplorasi apapun khususnya musik agar bisa lebih baik," kata Asta.




BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA