Saturday, 3 Syawwal 1442 / 15 May 2021

Saturday, 3 Syawwal 1442 / 15 May 2021

Warga di Pulau Terdepan tak Perlu Dipindah

Sabtu 18 Jul 2015 00:33 WIB

Red: Esthi Maharani

Wilayah Natuna yang berdekatan dengan Laut Cina Selatan.

Wilayah Natuna yang berdekatan dengan Laut Cina Selatan.

Foto: Antara

REPUBLIKA.CO.ID, TANJUNGPINANG -- Warga yang tinggal di sejumlah pulau terdepan yang berbatasan dengan negara tetangga tidak perlu direlokasi.

"Kurang tepat kalau mereka direlokasi. Mereka sudah lama tinggal di pulau itu, merasa nyaman," kata Gubernur Kepulauan Riau HM Sani, Jumat (17/7).

Dia menjelaskan Kepri memiliki 19 pulau terdepan yang berada di Kabupaten Natuna, Kepulauan Anambas, Batam, Karimun dan Kabupaten Bintan. Beberapa pulau dihuni oleh beberapa orang warga dan petugas keamanan.

Untuk meningkatkan kesejahteraan warga yang bekerja sebagai nelayan di pulau terdepan tidak perlu dengan merelokasinya ke pulau terdekat yang cukup banyak penduduknya.

Pemerintah juga tidak perlu merelokasi mereka ke pulau-pulau yang memiliki fasilitas kesehatan dan pendidikan. Warga di pulau terdepan hanya membutuhkan kapal atau perahu sebagai alat transportasi mereka untuk mengunjungi pulau-pulau lainnya.

Ukuran dan jumlah perahu tentunya disesuaikan dengan kebutuhan. Perahu-perahu harus berukuran besar di pulau terdepan, karena gelombang laut cukup tinggi. Perahu itu juga dapat membantu nelayan untuk menangkap ikan.

"Untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan pelayanan kesehatan, tidak perlu mereka dipindahkan. Tetapi pemerintah harus menyiapkan alat transportasi agar putra-putri mereka dapat mengenyam pendidikan dan kesehatan," ujarnya.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA