Tuesday, 6 Syawwal 1442 / 18 May 2021

Tuesday, 6 Syawwal 1442 / 18 May 2021

Berbagai Tipe Metode Skin Rejuvenation

Senin 06 Jul 2015 13:35 WIB

Rep: Desy Susilawati/ Red: Indira Rezkisari

Konsumsi sayuran hijau membantu memerangi penuaan dini di kulit.

Konsumsi sayuran hijau membantu memerangi penuaan dini di kulit.

Foto: Republika/Prayogi

REPUBLIKA.CO.ID, Apakah Anda sudah mengalami penuaan kulit? Untuk mengatasinya perempuan bisa melakukan skin rejuvenation atau peremajaan kulit untuk menghambat penuaan tersebut.

Menurut Dokter spesialis kulit dari Bamed Skin Care, dr Sari Chairunnisa, SpKK, skin rejuvenation dapat dicapai melalui berbagai modalitas. Terdapat beberapa macam peremajaan kulit. Yang pertama, yaitu peremajaan harian yang dapat dilakukan dengan menggunakan krim perawatan wajah. Selanjutnya peremajaan dengan metode peeling secara kimiawi atau chemical peeling, maupun secara mekanis seperti mikrodermabrasi.
 
“Tindakan ini bertujuan untuk mengangkat lapisan kulit paling luar, untuk memicu pertumbuhan kulit yang baru dan lebih sehat, sehingga kulit terlihat lebih muda dan cerah,” jelasnya dalam acara Event Health Talk & Trunk Show di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Peremajaan dengan modalitas termal atau panas dengan menggunakan perangkat radio frekuensi (RF) digunakan untuk menginduksi efek termal pada kulit yang memicu produksi kolagen sehingga kulit akan tampak lebih muda dan kencang.

Kemudian peremajaan dengan injeksi berupa botulinum toxin (botox) atau filler. Ada juga peremajaan secara bedah, yaitu dengan facelift atau mini facelif. Sedangkan peremajaan lainnya yaitu dengan menggunakan sinar atau cahaya berupa laser atau Intense pulse light (IPL).

Pemilihan metode peremajaan kulit yang individual sangat diperlukan karena pemilihan krim perawatan wajah untuk perawatan harian dan modalitas atau tindakan lain yang diperlukan itu harus disesuaikan sesuai jenis kulit, usia, kebutuhan, bahkan aktivitas harian dari individu tersebut.

Sementara ketika sedang menjalani puasa, problem yang sering dihadapi adalah kulit dan bibir yang terasa lebih kering. Hal ini dapat dikomunikasikan pasien kepada doktermya untuk memilih krim perawatan wajah yang sesuai dengan tipe kulit dan kondisi.

Untuk menentukan dan menjalani program skin rejuvenation yang tepat diperlukan kerjasama yang baik antara dokter dan pasien.

“Beberapa tips dalam memilih modalitas yang tepat dan efektif adalah membekali diri dengan pengetahuan mengenai berbagai modalitas skin rejuvenation dari berbagai sumber yang terpercaya dan lakukan program skin rejuvenation oleh dokter yang kompeten dibidangnya," tutupnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA