Tuesday, 14 Safar 1443 / 21 September 2021

Tuesday, 14 Safar 1443 / 21 September 2021

80 Masjid Tunisia Ditutup

Senin 06 Jul 2015 10:34 WIB

Rep: c30/ Red: Damanhuri Zuhri

Korban penembakan di sebuah resor di Sousse, Tunisia, Jumat (26/6).

Korban penembakan di sebuah resor di Sousse, Tunisia, Jumat (26/6).

Foto: reuters

REPUBLIKA.CO.ID, TUNISIA -- Pemerintah Tunisia bertindak tegas, menyusul serangan yang dilakukan kelompok bersenjata. Pemerintah Tunisia menutup 80 masjid yang diduga terkait kelompok ekstrem.
“Untuk saat ini kita mengetahui ada Ansar Al-Sharia berada di balik semua ini,” ujar Keamanan Tunisia, dilansir dari WorldBulettin, Senin (6/7).

Pemerintah Tunisia tidak main-main dengan perintahnya. Sebanyak 80 masjid ditutup diduga menjadi salah satu penyebab serangan Juli lalu. Atas kejadian itu, Pemerintah Tunisia langsung malancarkan tindakan keras pada masjid dan stasiun radio.

Diduga, masjid dan stasiun radio terkait dengan kelompok-kelompok konservatif menyusul serangan mematikan pada tentaranya di perbatasan Aljazair.

Di kantor Kementerian Tunisia, Perdana Menteri Mehdi Jomaa memutuskan untuk menutup semua masjid yang tidak di bawah kendali otoritas. Kecamannya ini sudah disebarkan juga melalui pernyataannya di media lokal Tunisia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA