Tips Berpuasa Bagi Penderita Diabetes Melitus

Red: Irwan Kelana

 Selasa 30 Jun 2015 10:00 WIB

Dr Djunaidi Ilyas Sp PD Foto: Humas RSI Bogor Dr Djunaidi Ilyas Sp PD

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR – Apakah puasa baik penderita penyakit kencing manis (Diabetes Melitus)? Dan bagaimanakah cara berpuasa bagi orang yang menderita kencing manis?

Ahli penyakit dalam dari RS Islam Bogor, Dr H M Djunaidi Ilyas Sp PD, mengatakan  orang yang terkena Diabetes Melitus pun tetap harus berpuasa. “Namun ia harus menyesuaikan dosis obatnya dan waktu minumnya,” kata Djunaidi Ilyas kepada Republika di Bogor, Selasa (30/6).

Ia mengemukakan, obat Diabetes Melitus (DM) tersebut harus diminum pada saat buka puasa, baik sebelum makan maupun setelah makan.  Djunaidi mengingatkan, jangan minum obat DM pada saat sahur. “Sebab bisa menyebabkan kadar gula darahnya drop pada saat berpuasa. Hal itu berbahaya,” ujarnya.

Tips di atas, kata Djunaidi, berlaku untuk penderita DM yang mengonsumsi obat tablet. Sedangkan penderita DM yang memakai insulin, maka dosisnya harus disesuaikan. “Dosisnya setengahnya saja. Jadi kalau biasanya dia memakai 12 unit, maka selama bulan Ramadhan insulinnya cukup enam unit saja,” papar Dr H M Djunaidi Ilyas Sp PD.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X