Thursday, 24 Ramadhan 1442 / 06 May 2021

Thursday, 24 Ramadhan 1442 / 06 May 2021

Pemerintah Terbitkan Buku Sejarah Islam Indonesia

Jumat 12 Jun 2015 07:14 WIB

Red: Nasih Nasrullah

Masjid

Masjid

Foto: Republika/Tahta Adilla

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Pemerintah meluncurkan buku "Sejarah Kebudayaan Islam Indonesia" (SKII) yang disusun Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud untuk menunjukkan bahwa Islam Indonesia adalah moderat dan melindungi.

"Islam Indonesia itu lebih baik daripada Islam di Arab Saudi, karena tidak melahirkan ISIS, Alqaeda, dan gerakan lain yang suka mengkafirkan sesama Islam. Itu konyol," kata sejarahwan Prof Taufik Abdullah di Surabaya, Kamis (11/6).

Dalam peluncuran SKII yang dilakukan Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Prof Kacung Maridjan MA dan bedah buku SKII di Rektorat Unair Surabaya itu, ia menjelaskan Islam Indonesia itu bukan Islam di Indonesia, tapi Islam ala Indonesia.

"Saya mengapreasi buku SKII ini, karena biasanya buku tentang Islam Indonesia adalah Jawa, tapi SKII ini betul-betul tentang Islam Indonesia yang disusun dalam lima jilid, yang dimulai akar historis, tradisi intektual, institusionalisasi, sastra/seni, dan khazanah budaya bendawi," katanya.

Salah seorang dari 30-an penulis SKII itu mengatakan ada tiga proses dalam Islamisasi Indonesia itu yakni kedatangan orang Islam ke Indonesia pada abad 9, ada makam orang Islam pada abad 11 (makam di Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur), dan ada kekuasaan (penguasa) Islam pada abad 13.

"Kalau orang Portugis dan Belanda yang menjajah Indonesia menyatakan jejak Islam Indonesia mulai ada pada abad 13, baik di Pariaman (Sumatera) maupun pantai utara (Jawa)," kata mantan orang nomer satu di LIPI itu.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA