Thursday, 19 Zulhijjah 1442 / 29 July 2021

Thursday, 19 Zulhijjah 1442 / 29 July 2021

Skandal FIFA

FBI Perluas Penyelidikan Kasus FIFA

Jumat 05 Jun 2015 17:05 WIB

Rep: Risa Herdahita Putri/ Red: Didi Purwadi

FIFA

FIFA

Foto: EPA/Ennio Leanza

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Investigasi FBI terkait kasus korupsi FIFA semakin melebar ke penyelenggaraan Piala Dunia 2014 di Brazil. Melansir the Guardian, FBI memeriksa kemungkinan adanya hubungan antara mantan kepala Federasi Sepakbola Brasil (CBF), Ricardo Teixeira dan Sekjen FIFA, Jerome Valcke.

Penyelidikan FBI ini dilakukan setelah mantan anggota Komite Eksekutif FIFA, Chunck Blazer mengakui menerima suap demi suksesnya Afrika Selatan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2010. Meski sudah dinyatakan bersalah sejak 2013, dokumen peradilan keterlibatannya itu baru dipublikasikan pekan ini, Rabu (3/6).

Karena munculnya banyak kasus suap dari asosiasi sepakbola di beberapa negara untuk menjadi tuan rumah itu lah, FBI kini memperluas investigasinya. "Investigasi saat ini meliputi tiga penyelenggaraan Piala Dunia yang lalu dan penetapan tuan rumah Piala Dunia yang akan datang di Rusia dan Qatar," tulis the Guardian.  

Terkait dugaan adanya suap pada penyelenggaraan Piala Dunia musim panas lalu,Teixeira kini menjadi perhatian. Seperti juga yang dilaporkan surat kabar Brasil O Estado de S Paulo, yang dilansir the Guardian, pria itu sebelumnya sempat ditunjuk menjadi ketua komite Piala Dunia 2014. Itu sebelum akhirnya ia melarikan diri ke Miami pada tahun 2012.

Meski begitu, Teixeira belum ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Penyidik masih harus fokus pada lebih dari 1.000 dokumen yang ditandatangani oleh penyelenggara Piala Dunia dalam proses pelaksanaan turnamen itu.

Penyelidikan ini demi membuktikan adanya kemungkinan hubungan Teixeira dengan Jerome Valcke. Valcke sebelumnya telah diduga menjadi pembantu terdekat Presiden FIFA, Sepp Blatter dalam transaksi bank senilai 10 juta dolar AS. Meski terus menampik dugaan yang ditujukan padanya, ia disinyalir mengirimkan uang kepada bekas Wakil Presiden FIFA, Jack Warner untuk mensukseskan Afrika Selatan sebagai tuan rumah Piala Dunia 2010.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA