Tuesday, 14 Safar 1443 / 21 September 2021

Tuesday, 14 Safar 1443 / 21 September 2021

Lima Sikap Umat Islam Terhadap Alquran (bag 3-habis)

Jumat 05 Jun 2015 09:56 WIB

Red: Irwan Kelana

KH Didin Hafidhuddin

KH Didin Hafidhuddin

Foto: ROL/Sadly Rachman

REPUBLIKA.CO.ID,
BOGOR – Dekan Pascasarjana Universitas Ibnu Khaldun (UIKA) Bogor Prof Dr Didin Hafidhuddin MS mengatakan, ada lima sikap  yang harus dipunyai oleh umat Islam terhadap Al-Quran. Pertama, membacanya. Kedua, memahaminya. Ketiga, menghapalnya.

Keempat, al-‘amalu, mengamalkannya. “Dalam mengamalkan Alquran, sifatnya kita belajar untuk mengimplementasikan ayat-ayat  Alquran dalam kehidupan,” ujar Kiai Didin saat mengisi pengajian guru dan staf administrasi Sekolah Bosowa Bina Insani (SBBI) di Masjid Al-Ikhlas Bosowa Bina Insani, Bogor, Jawa Barat, Jumat (5/6) pagi.

Ia mencontohkan  QS Fathir ayat 29, yang isinya mendorong kaum Muslimin untuk  membiasakan membaca Quran sehari-hari, menegakkan  shalat, serta berinfak dan berzakat. “Maka, sebagai Muslim yang baik, kita harus mengimplementasikan perintah-perintah tersebut,” tutur Guru Besar Agama Islam IPB Bogor itu.

Kelima, ad-da’watu, mengajarkan. "Ini terinspirasi hadis Nabi, yang menegaskan bahwa sebaik-baik manusia adalah  orang yang  belajar Alquran dan mengajarkannya kepada orang lain,” kata Kiai Didin yang juga Ketua Baznas.

Dalam sebuah keluarga, kalau ayah dan ibu ingin dianggap sebagai ayah terbaik dan ibu terbaik, maka ajarkanlah Alquran  kepada anak-anaknya. “Itulah simbol menjadi orang tua terbaik,” papar Kiai Didin Hafidhuddin. n

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA