Sunday, 12 Safar 1443 / 19 September 2021

Sunday, 12 Safar 1443 / 19 September 2021

Lima Sikap Umat Islam Terhadap Alquran (bag 2)

Jumat 05 Jun 2015 09:50 WIB

Red: Irwan Kelana

KH Didin Hafidhuddin

KH Didin Hafidhuddin

Foto: ROL/Sadly Rachman

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR – Dekan Pascasarjana Universitas Ibnu Khaldun (UIKA) Bogor Prof Dr Didin Hafidhuddin MS mengatakan, ada lima sikap  yang harus dipunyai oleh umat Islam terhadap Al-Quran.

Pertama, tilawah (membaca).  Kedua, alfahmu atau memahami. “Alquran itu paling mudah dipahami. Bila kita ingin menguasai tarjamah Alquran, maka  kuasailah surah Al-Baqarah,” kata Kiai Didin saat mengisi pengajian guru dan staf administrasi Sekolah Bosowa Bina Insani di Bogor, Jawa Barat, Jumat (5/6).

Ia mengemukakan, alasan, Surah  Al-Baqarah merupakan surah terpanjang dalam Alquran, yakni 286 ayat. “Kata-kata atau  kalimat-kalimat dalam Surah Al-Baqarah  banyak berulang di surah-surah yang lain,” tuturnya.

Ketiga, alhifzhu atau menghapal. “Orang-orang yang banyak menghapal Alquran diyakini orang-orang yang cerdas,” kata Ketua Baznas itu.


Ia mencontohkan,   Imam Syafii sudah hapal Alquran pada  usia enam  tahun. Dan sekarang sudah banyak anak-anak usia 5-7  tahun yang sudah hapal Alquran. “Usia tersebut merupakan usia emas (golden age), sangat baik untuk belajar  menghapal Alquran,” paparnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA