Wednesday, 2 Rabiul Awwal 1444 / 28 September 2022

Peran Ayah Sangat Penting Membangun Keluarga Islami

Selasa 02 Jun 2015 17:00 WIB

Rep: c 38/ Red: Indah Wulandari

Keluarga Muslim

Keluarga Muslim

Foto: .

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Ayah memiliki tanggung jawab yang tidak kalah penting dalam pengokohan jati diri anak dan keluarga yang Islami.

“Tanggung jawab untuk mendidik anak bukan hanya tanggung jawab seorang ibu, tetapi juga ayah. Luangkan waktu saat sore atau pagi hari untuk kita membaca Alquran bersama-sama. Ayah membaca, sementara ibu dan anak menyimak,” ujar Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS)Prof KH Didin Hafidhuddin dalam Tabligh Akbar Sambut Ramadhan “Kokohkan Keluarga Indonesia dengan Alquran”, Selasa (2/6).

Tokoh zakat nasional itu menggambarkan, pernah suatu kali ia dan istri datang ke sekolah anaknya di Bogor untuk mengikuti pertemuan wali murid. Sesampai di sana, tutur Prof. Didin, hampir tidak ada wali murid yang datang lengkap ibu bapak kecuali beliau. Sebagian besar yang datang adalah ibu-ibu.

Para ayah beralasan, mereka sibuk bekerja di luar. Padahal, menurut Prof. Didin, satu kali saja hal itu dilakukan dampaknya sangat terlihat pada anak. Anak merasa lebih diperhatikan, sementara guru juga menjadi lebih perhatian dengan si anak.

Prof. Didin juga mengingatkan para orang tua untuk menemani anak saat belajar. Jangan sampai, orang tua menyuruh anak belajar tapi mereka malah menonton televisi. Alquran sudah banyak menjelaskan peran ayah dalam pengokohan keluarga, misalnya dalam surah Luqman.

“Libatkan Allah dalam membangun keluarga, jangan hanya teori kita. Perbanyak doa dan tahajud. Walaupun sekarang kita berhadapan dengan realitas seperti ini, saya optimis anak-anak kita akan menjadi anak yang baik,” tambahnya.

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA