Thursday, 24 Ramadhan 1442 / 06 May 2021

Thursday, 24 Ramadhan 1442 / 06 May 2021

Mengenal Penyakit Multiple Sclerosis

Rabu 06 May 2015 16:14 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Kursi roda. Ilustrasi

Kursi roda. Ilustrasi

Foto: guardianlv.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komedian Ferrasta Soebardi atau akrab dipanggil Pepeng meninggal dunia di RS Puri Cinere, Depok, Rabu (6/5). Pria yang juga dikenal sebagai presenter dan aktor ini wafat pada usia 60 tahun setelah dirawat akibat keluhan sesak napas dan sakit dada.

Pepeng berpulang setelah bertahun-bertahun berjuang melawan multiple sclerosis (MS), penyakit yang dideritanya sejak 2005. Penyakit ini tergolong langka dan belum ada obatnya.

Seperti dikutip dari situs ABC Radio Australia, yang artikelnya ditinjau Profesor Klinis Neuroimmunology di Murdoch University dan Profesor Klinis Neurologi di University of Western Australia, MS adalah penyakit yang menyerang sistem saraf pusat. Yakni, otak dan sumsum tulang belakang.  

MS merusak lapisan berlemak yang meliputi saraf, hingga lapisan tersebut terluka oleh titik-titik jaringan mengeras. Akibatnya, saraf tak bisa menangani rangsangan semestinya. Itu kemudian berdampak pada kerja tubuh, seperti gerakan, rangsangan, dan proses berfikir.

MS disebut kerap menyerang mereka yang tinggal di Eropa, Kanada bagian selatan, Amerika Serikat bagian utara, Selandia Baru, dan Australia bagian Tenggara. Disebutkan juga, penyakit ini bisanya mulai menyerang antara usia 20 hingga 40 dan lebih berpotensi menyerang mereka yang memiliki orang tua atau saudara sedarah yang juga mengalami MS.

Gejala paling umum yang dirasakan penderita MS adalah gangguan penglihatan, melemahnya otak, mati rasa, hilangnya keseimbangan tubuh, gangguan bicara, depresi, hingga gangguan ingatan. Belum dapat dipastikan secara ilmiah penyebab penyakit ini. Namun itu dikatikan dengan infeksi virus kronis, tempat tinggal, faktor keturunan, dan lingkungan, seperti merokok.

Meski belum ada obatnya, dampak MS disebut bisa diperlambat. Sejumlah cara yang dilakukan adalah dengan pengobatan rutin, fisioterapi, rehabilitasi dan konseling.


sumber : radioaustralia.net.au
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA