Friday, 14 Rajab 1442 / 26 February 2021

Friday, 14 Rajab 1442 / 26 February 2021

Taman Pintar Tambah Empat Zona Edukasi Baru

Senin 04 May 2015 17:44 WIB

Rep: Yulianingsih/ Red: Dwi Murdaningsih

Taman Pintar Yogyakarta

Taman Pintar Yogyakarta

Foto: Antara

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA --  Wahana edukasi dan rekreasi Taman Pintar Yogyakarta menambah empat zona baru menjelang libur lebaran tahun ini. Empat zona baru ini diharapkan akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan tahun ini. Keempat zona baru itu adalah  Zona Sahabat Pemberani, Zona Kelistrikan, Zona Telekomuniksi dan Galeri Kota Pusaka. Keempat zona tersebut dibuka secara resmi, Senin (4/5).

Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti yang meresmikan pembukaan empat zona tersebut mengatakan, keempat zona ini akan mengkapi tujuan wisata edukasi di Taman Pintar. Saat ini Taman Pintar memiliki 46 zona edukasi. Dengan empat zona baru ini maka akan menjadi 50 zona wisata edukasi di Taman Pintar tersebut.

"Keempat zona ini akan menjadi magnet baru bagi wisatawan yang ke Yogya," ujarnya. Menurutnya, keempat zona tersebut merupakan hasil kerja sama antara Taman Pintar dengan sejumlah mitra yaitu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Zona Sahabat Pemberani, PT PLN dengan Zona Kelistrikan, PT Indosat Tbk dengan Zona Telekomunikasi dan Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dengan Galeri Kota Pusaka.

Kepala Kantor Taman Pintar Yogyakarta Yunianto Dwi Sutono mengatakan, di setiap zona baru tersebut, pengunjung dapat  berinteraksi dengan peraga-peraga yang ada untuk menyerap berbagai informasi yang disampaikan secara menarik. Misalnya di Zona Kelistrikan, pengunjung bisa mengayuh sepeda statis untuk menghasilkan arus listrik, atau mengetahui cara PLN menghasilkan listrik.
   
Sedangkan di Zona Sahabat Pemberani, pengunjung bisa memperoleh informasi mengenai sikap anti korupsi yang disampaikan melalui kinect games dan pohon harapan.   Di Galeri Kota Pusaka, pengunjung juga bisa mempelajari berbagai sejarah dan budaya masyarakat Yogyakarta serta filosofi kehidupan masyarakatnya.
   

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA

 
 
 

TERPOPULER