Sunday, 3 Zulqaidah 1442 / 13 June 2021

Sunday, 3 Zulqaidah 1442 / 13 June 2021

Gubernur Aher Resmikan Museum Pendidikan Nasional

Ahad 03 May 2015 08:03 WIB

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Erik Purnama Putra

Gubernur Jabar Aher di Stadion Jakabaring.

Gubernur Jabar Aher di Stadion Jakabaring.

Foto: Twitter

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan meresmikan Museum Pendidikan Nasional yang berada di Kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Sabtu (2/5). Bahkan, Aher--sapaan karabnya--berencana menyumbangkan koleksi pribadinya untuk memperkaya koleksi museum.

Buku tersebut terdiri buku semasa sekolah, nilai-nilai ujian dari bangku Sekolah Dasar hingga SMA dan koleksi pribadi lainnya yang memiliki nilai sejarah. “Saya secara pribadi ingin memberikan koleksi yang punya cerita sejarah dan harus saya pindai dulu karena tidak sembarang disumbangkan," ujar politikus PKS tersebut kepada wartawan.

Aher berharap, museum ini menjadi ruang publik yang bermanfaat khususnya bagi para pendidik, pelajar dan mahasiswa untuk melihat bagaimana perkembangan sejarah pendidikan di Indonesia dari masa kolonial sampai sekarang.

Untuk pembangunan museum terasebut, kata dia, Pemprov Jabar telah memberikan bantuan dan kontribusi agar museum tersebut bisa didirikan. Bantuan yang diberikan, sebesar Rp 7 miliar.

Museum Pendidikan Nasional yang berlokasi di depan pintu masuk UPI ini didirikan sebagai bentuk tanggung jawab UPI yang memiliki kepedulian terhadap kelestarian warisan sejarah budaya bangsa khususnya di bidang pendidikan. Museum ini merekam sebuah cerita pendidikan di Indonesia dari zaman kolonial sampai sekarang.

Selain mengoleksi perkembangan buku-buku sekolah, museum ini juga menampilkan diorama peristiwa sebuah sistem pendidikan, hingga kronologis dan metodologis pendidikan khususnya yang berada di Jawa Barat.

Menurut Rektor UPI Sunaryo Kartadinata, museum ini dibangun atas dasar sebuah konsep bahwa peradaban manusia akan dibentuk oleh pendidikan. Museum ini, menampilkan pemikiran-pemikiran dan konsep bagaimana pendidikan masa depan untuk membangun. Serta, mengawal pendidikan dan bangsa Indonesia di masa yang akan datang.

Selain persemian Museum Pendidikan Nasional, Gubernur juga berkesempatan meresmikan Monumen Front Perjuangan Bandung Utara yang lokasinya berdekatan dengan museum. Monumen yang berupa patung seorang pejuang ini didirikan sebagai sebuah apresiasi dan penghargaan terhadap para pejuang khususnya di Bandung Utara yang telah menjadikan kampus UPI sebagai basis perjuangan ketika itu.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA