Saturday, 3 Syawwal 1442 / 15 May 2021

Saturday, 3 Syawwal 1442 / 15 May 2021

Putin Telah Kembali, Tapi dimana Obama?

Rabu 18 Mar 2015 16:15 WIB

Red: Ilham

Presiden Rusia, Vladimir Putin (kiri) dan President AS, Barack Obama.

Presiden Rusia, Vladimir Putin (kiri) dan President AS, Barack Obama.

Foto: Reuters/Kevin Lamarque

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Masyarakat Rusia sekali lagi bisa tidur neyenyak setelah mengetahui pemimpin mereka aman dan sehat. Setelah hilang dari pandangan publik selama 11 hari, Presiden Rusia Vladimir Putin akhirnya muncul kembali pada tanggal 16 Maret. Dia muncul dalam pertemuan dengan Presiden Kyrgyzstan, Almazbek Atambayev di lingkungan grand Istana Constantine, luar St Petersburg.

Dilansir Al Jazeera, mantan penasihat Kremlin dan pemerintah, Alexander Nekrassov menjelaskan, Putin kelihatan bugar dan tampaknya tidak tahu menahu soal ribut-ribut tentang dirinya, mulai dari dia sakit hingga meninggal. Tapi, sebenarnya masyarakat pantas bertanya, soalnya lelaki yang dipanggil dengan Mr Cool itu tidak kelihata sejak 5 Maret. Biasanya, Presiden Rusia ada dalam berita TV, bekerja bersama menterinya, bertemu pejabat atau mengunjungi pejabat asing.

Semua pertanyaan diarahkan pada juru bicara kepresidenan, Dmitry Peskov tentang keberadaan dan kondisi kesehatan Putin. Peskov yang biasanya ceria hanya mengatakan Putin dalam keadaan baik, namun keberadaan dan apa yang dilakukan Putin tidak dijelaskan dengan dalih bukan urusan siapa pun. Itu tentu saja membuat banyak rumor di Moskow.

Segala macam skenario aneh pun meluncur selama 11 hari. Apalagi beberapa hacks asing berspekulasi bahwa mungkin ada sebuah kudeta yang dilancarkan oleh sekelompok 'jenderal gila' yang tidak senang dengan cara Putin menangani krisis di Ukraina.

Ada juga yang menduga Putin telah menjadi korban upaya pembunuhan, tapi gagal. Kemudian pengawalnya mengamankan Putin di sebuah lokasi rahasia oleh pengawalnya. Bahkan, ada yang mengatakan Putin bersembunyi di sebuah bunker khusus, di resor tepi laut Sochi untuk menenangkan diri. Putin juga diduga diracun oleh orang-orang yang ingin membalas dendam atas kematian politisi oposisi Boris Nemtsov.

Rumor atas hilangnya Putin makin menjadi ketika api muncul di salah satu menara Biara Novodevichiy di Moskow. Beberapa orang menganggapnya sebagai pertanda buruk, mengingat pada saat itu tidak ada seorang pun tahu di mana presiden Rusia. Beberapa orang bahkan menduga prang Ukraina telah menyerang Putin.

Tapi sekarang dia sudah kembali dan bangsa Rusia sekali lagi tidur nyaman mengetahui putra terbaik bangsa itu aman dan sehat. Namun, pertanyaan lain muncul. Beberapa blogger Rusia bertanya, dimana Presiden AS Barack Obama yang belum pernah terlihat sejak 8 Maret?

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA