Tuesday, 6 Syawwal 1442 / 18 May 2021

Tuesday, 6 Syawwal 1442 / 18 May 2021

Hehamahua: Islam dan Sejarah Bangsa Harus Dipelajari Ulang

Selasa 03 Mar 2015 13:46 WIB

Rep: c08/ Red: Angga Indrawan

Penasihat KPK Abdullah Hehamahua

Penasihat KPK Abdullah Hehamahua

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tokoh Islam yang juga mantan penasehat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abdullah Hehamahua mengatakan umat Islam harus menyadari kontribusi yang diberikan Islam terhadap Indonesia. Kesadaran diperlukan, agar Indonesia yang penduduknya mayoritas beragama Islam, sadar dan terus ikut andil dalam menyelesaikan persoalan bangsa.

"Sejarah umat Islam Indonesia itu banyak sekali, dalam revolusi, perjuangan kemerdekaan, penyusunan dasar negara. Mereka harus ingat itu semua," kata Abdullah dalam acara Talkshow bertema 'Menggugat Peran Umat Islam untuk Masa Depan Indonesia' di rangkaian acara Islamic Book Fair, di Istora Senayan Jakarta, Selasa (3/3).

Abdullah mengingatkan, peranan Islam dalam sejarah bangsa ini harus dipelajari ulang oleh umat Islam. Sebab dari situ, kata dia, akan dapat ditemukan bagaimana konsep-konsep kebangsaan seperti pendidikan, ekonomi, hingga politik Islam itu pada zaman dahulu juga diakui oleh tokoh-tokoh agama lain.

Dalam konteks kekinian, Abdullah menyebut umat Islam juga harus kembali kepada ideologi yang benar sesuai yang diajarkan oleh Islam. Abdullah mencontohkan, kondisi perpolitikan yang terjadi di masa pemilu 2014 lalu sangat buruk.

"Tumbuhkan lagi ideologi yang sesuai Islam, jadi pejabat itu karena Allah. Kalau nggak terpilih ya sudah. Ini kan tidak, tak ada rotan akar pun jadi," ujar pria asal Maluku tersebut.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA