Monday, 16 Zulhijjah 1442 / 26 July 2021

Monday, 16 Zulhijjah 1442 / 26 July 2021

Susah Payah Kalahkan El Che, Pelatih Valencia Kecewa

Senin 16 Feb 2015 03:00 WIB

Rep: c69/ Red: M Akbar

Nuno Santo

Nuno Santo

Foto: REUTERS/Marcelo del Pozo

REPUBLIKA.CO.ID, VALENCIA -- Pelatih Valencia, Nuno Santo, mengeluhkan ketajaman para pemainnya dalam usaha mencetak gol ke gawang lawan. Keluhan itu disampaikannya setelah klub beruluk El Che ini harus bersusah payah mengalahkan Getafe dengan skor 1-0 di Stadion Mestalla, Ahad (15/2).

Kemenangan Valencia ini ditentukan melalui eksekusi penalti yang dilakoni oleh Alvaro Negredo. Kemenangan tipis ini ternyata sudah cukup untuk mengangkat Valencia masuk ke peringkat keempat klasemen La Liga Spanyol.

"Kami memiliki beberapa peluang bagus untuk memperlebar kedudukan kami sebagai pemimpin. Saya pikir pertandingan ini milik kami dan kami memiliki lebih banyak peluang," ujar Santo dikutip Football Espana.

Santo pun mengakui bahwa ini bukan lah yang pertama bagi skuadnya mengalami situasi terdesak hingga menit akhir. Ia yakin bahwa pihaknya harus lebih cerdas dan menguasai bola lebih daripada sebelumnya.

Ia menambahkan, perasaan belum mencetak gol sama sekali hingga ke menit akhir pertandingan justru bisa diadaptasi untuk meningkatkan permainan. Dalam hal ini mereka harus meningkatkan konsistensi dalam momen itu. Ketergesaan tidak akan menjadikan pemain mampu mengontrol pertandingan.

"Kami mengoper bola dengan baik di awal. Tapi kami kurang pemain di wilayah lawan. Kami mencoba hampir segalanya, mungkin kami tidak berhasil. Tapi secara keseluruhan kami punya peluang," lanjut Santo.

Ia juga menyatakan penghargaannya atas tiga poin yang diperoleh dalam pertandingan ini. Apalagi Getafe bukan lawan yang mudah. Mereka datang ke markas Valencia setelah mengalahkan rival mereka, Sevilla.

"Mereka tim hebat. Jadi, saya harus memberi selamat pemain saya," kata dia.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA