Wednesday, 6 Zulqaidah 1442 / 16 June 2021

Wednesday, 6 Zulqaidah 1442 / 16 June 2021

Din Syamsuddin tak Maju Lagi Jadi Ketua Muhammadiyah

Rabu 04 Feb 2015 18:39 WIB

Rep: Yulianingsih/ Red: Esthi Maharani

Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin berbicara saat diskusi publik di PP Muhammadiyah, Jakarta, Senin (26/1).

Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin berbicara saat diskusi publik di PP Muhammadiyah, Jakarta, Senin (26/1).

Foto: Republika/Tahta Aidilla

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Muhammadiyah sebagai organisasi Islam yang besar di Indonesia pada Agustus tahun ini akan menggelar suksesi kepemimpinan melalui Muktamar di Makassar, Sulawesi Selatan. Meski begitu Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin memastikan tidak mencalonkan diri lagi menjadi salah satu Ketua PP Muhammadiyah.

Padahal, meski sudah menjabat dua kali sebagai Ketua Umum PP Muhammadiyah namun Din masih diperbolehkan menjadi salah satu Ketua PP bukan Ketua Umum.

"Saya memutuskan tidak mengembalikan formulir pencalonan, biarkan yang muda yang mengisi kepemimpinan," kata Din di UMY, Rabu (4/2).

Din berencana akan kembali mengajar di sejumlah perguruan tinggi selepas Muktamar Muhammadiyah, Agustus nanti. Bahkan Din berencana mengajar di luar negeri, namun hal itu masih dipikirkannya secara panjang.

Meski tidak akan lagi berkiprah di kepemimpinan PP Muhammadiyah, Din tetap akan mengabdikan diri di organisasi Islam ini. Din berencana mendirikan Cabang Muhammadiyah di wilayah tempat tinggalnya di Cilandak, Jakarta.

"Saya ingin menjadi Ketua Cabang Muhammadiyah Cilandak saja. Di daerah saya tinggal belum ada cabang Muhammadiyah," katanya.

Diakui Din, saat ini banyak juga rekan-rekannya yang menginginkan dirinya masuk partai politik selepas Muktamar. Namun hal itu juga masih dipertimbangkannya secara masak-masak.

"Saya masih akan konsentrasi di MUI, nanti setelah itu baru akan saya fikirkan matang semua belum final," katanya

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA