Monday, 13 Safar 1443 / 20 September 2021

Monday, 13 Safar 1443 / 20 September 2021

Harga Cabai di Denpasar Turun Tajam

Sabtu 17 Jan 2015 19:35 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Pasokan Cabai

Pasokan Cabai

Foto: Republika/ Yasin Habibi

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Harga cabai di Kota Denpasar menurun tajam pascameningkatnya produksi petani lokal yang mampu memenuhi kebutuhan konsumen di Ibu Kota Provinsi Bali tersebut.

"Harga cabai yang mengalami penurunan yaitu cabai merah besar turun dari harga Rp 45 ribu menjadi Rp 20 ribu per kg," kata seorang pedagang, Made Nani di Pasar Badung, Kota Denpasar, Sabtu (17/1).

Selain itu, harga cabai rawit juga mengalami penurunan dari harga Rp 80 ribu menjadi Rp 50 ribu per kg.

Penurunan harga cabai tersebut juga dipicu karena penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang ditetapkan oleh pemerintah.

Penurunan harga kebutuhan pokok tersebut juga diakui oleh seorang pedagang di Pasar Kreneng, Kota Denpasar. "Banyak barang sekarang menurun karena produksi petani lokal sudah meningkat," ujar Astri, salah seorang pedagang di Pasar Kreneng.

Penurunan harga barang itu tidak menyebabkan kerugian para pedagang di pasar karena tidak ada barang yang distok. Sebagian besar barang dagangannya habis dalam sekali jualan.

Sementara itu, Made Sriari mengaku sangat senang dengan adanya penurunan harga barang tersebut. "Sangat bersyukur penurunan harga BBM diikuti penurunan harga barang," ujarnya.

Dia berharap harga barang-barang lainnya juga ikut menurun pascapenurunan harga BBM oleh pemerintah.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA