Friday, 25 Ramadhan 1442 / 07 May 2021

Friday, 25 Ramadhan 1442 / 07 May 2021

Turkish Airlines Jadi Maskapai Terakhir yang Beroperasi di Libya

Kamis 08 Jan 2015 07:50 WIB

Rep: Ani Nursalikah/ Red: Winda Destiana Putri

Turkish Airlines

Turkish Airlines

Foto: BBC

REPUBLIKA.CO.ID, TRIPOLI -- Maskapai Turkish Airlines menghentikan sementara penerbangan ke Misrata, Libya. Turkish Airlines merupakan maskapai asing terakhir yang beroperasi di Libya.

Dikutip dari BBC, Kamis (8/1), penghentian itu dilakukan Juli lalu setelah pertempuran pecah di bandara internasional utama di Tripoli. Sebelum kondisi keamanan menurun di Libya, Turkish Airlines juga beroperasi di Tripoli, Benghazi dan Sebha di selatan.

Sebagian Benghazi hingga kini masih mengalami pertempuran. Pasukan yang setia kepada pemerintah merebut sejumlah wilayah dari kelompok oposisi. Sebha dikuasai beberapa kelompok lokal dan milisi. Pertempuran mematikan juga terjadi di sana.

Bulan lalu Uni Eropa melarang seluruh maskapai Libya memasuki wilayah udara Uni Eropa karena khawatir akan aspek keselamatan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA