Friday, 21 Rajab 1442 / 05 March 2021

Friday, 21 Rajab 1442 / 05 March 2021

Mantan Presiden Taiwan Dapat Pembebasan Bersyarat

Senin 05 Jan 2015 14:02 WIB

Rep: Ani Nursalikah/ Red: Yudha Manggala P Putra

Chen Shui-bian

Chen Shui-bian

Foto: businessweek

REPUBLIKA.CO.ID, TAIPEI -- Mantan presiden Taiwan Chen Shui-bian akan dibebaskan dari penjara setelah mendapatkan pembebasan bersyarat selama satu bulan.

Kementerian kehakiman Taiwan, dikutip dari BBC, Senin (5/1), mengatakan mengabulkan pembebasan bersyarat itu karena Chen menderita berbagai penyakit termasuk degenerasi otak. Kementerian mengatakan akan memutuskan apakah akan memperpanjang pembebasan bersyarat itu di akhir tiap bulan.

Chen pernah membuat marah pemerintah Cina karena mendorong kemerdekaan formal Taiwan. Dia menuduh pemerintahan saat ini melakukan penganiayaan politik untuk meredakan amarah Cina.

Chen yang juga mantan pengacara diadili tidak lama setelah masa jabatan periode keduanya selesai pada 2008. Dia mengalami sejumlah penyakit, termasuk depresi dan Parkinson. Otoritas mengatakan tahun lalu dia mencoba bunuh diri.

Pembebasan Chen tertunda pekan lalu setelah kurir yang membawa dokumen terkait kasusnya terjebak kemacetan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA