Wednesday, 13 Zulqaidah 1442 / 23 June 2021

Wednesday, 13 Zulqaidah 1442 / 23 June 2021

Ini Isi Curhatan Anies Baswedan ke Menteri Agama Soal Revisi Doa

Senin 22 Dec 2014 16:32 WIB

Rep: cr05/ Red: Agung Sasongko

Silaturahim, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin berbicara saat audiensi dengan Redaksi Harian Republika di Jakarta, Senin (22/12)

Silaturahim, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin berbicara saat audiensi dengan Redaksi Harian Republika di Jakarta, Senin (22/12)

Foto: Republika/ Tahta Aidilla

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Di sela percakapan dengan awak redaksi Republika, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin sempat menyinggung hasil komunikasinya dengan Mendikdasmen Anies Baswedan terkait tata tertib (tatib) berdoa di sekolah. Lukman menyatakan, Anies tidak berniat menghapus tatib berdoa dengan cara Islam.

"Memang ada non-Muslim yang bertanya ke Beliau (Anies), soal cara berdoa Islam di sekolah anaknya. Makannya Pak Anies bilang ke orang tersebut, baik, nanti Kami akan tinjau soal itu," kata Lukman di Kantor Republika, Jakarta, Senin (22/12).

Setelah, itu, lanjut Lukman, tidak tahu siapa yang memulai, beredarlah kabar soal rencana Menteri Anies tersebut tetapi melebar ke mana-mana. Sebetulnya, Anies hanya akan menijau dan agar kegiatan sekolah dibuka serta ditutup dengan doa.

Ia juga menjelaskan kekhawatiran Anies lainnya terkait anak sekolah zaman sekarang yang kerap tidak lagi melakukan kegiatan upacara. Sehingga pelajar dewasa ini tidak hafal beberapa lagu nasional, bahkan lagu Indonesia Raya sekalipun.

Lukman kembali menegaskan, bahkan Anies sangat ketakutan bila sampai berani menghilangkan Tatib berdoa termasuk dengan cara Islam di sekolah. "Aduh Pak Lukman, masa saya berani menghilangkan, kualatnya seperti apa nanti saya kalau kayak gitu," ucapnya menirukan perkataan Anies.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA