Monday, 17 Rajab 1442 / 01 March 2021

Monday, 17 Rajab 1442 / 01 March 2021

KPA Sukabumi Kumpulkan Relawan Cegah Penyebaran HIV/AIDS

Sabtu 06 Dec 2014 17:30 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

 Sejumlah elemen masyarakat melakukan aksi kampanye anti-HIV&Aids; (ilustrasi)

Sejumlah elemen masyarakat melakukan aksi kampanye anti-HIV&Aids; (ilustrasi)

Foto: Republika/Agung Supriyanto

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI — Seratusan relawan peduli AIDS di 47 kecamatan dikumpulkan oleh Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Sukabumi, Sabtu (6/12). Mereka diberikan materi mengenai pencegahan penyebaran HIV/AIDS di tengah masyarakat.

Penyelenggaraan kegiatan ini mendapatkan dukungan dari sejumlah pihak. Misalnya dari perusahaan Chevron Geothermal Salak Ltd (CGS) dan bank Jabar Banten (bjb) cabang Palabuhanratu.

‘’Kegiatan ini sebagai bagian dari peringatan hari AIDS sedunia,’’ ujar Ketua KPA Kabupaten Sukabumi sekaligus Bupati Sukabumi Sukmawijaya kepada wartawan. Acara tersebut dilakukan di kawasan Selabintana, Kecamatan Sukabumi.

Sukmawijaya mengatakan, upaya pencegahan penyebaran HIV/AIDS harus digiatkan di masyarakat. Salah satunya dengan menggandeng para relawan yang berasal dari sejumlah kalangan seperti tenaga medis, media maupun para ustaz.

Harapnnya lanjut Sukmawijaya, masyarakat semakin paham mengenai upaya pencegahan penyebaran HIV/AIDS. Hal ini hanya bisa terwujud bila ada gerakan bersama yang melibatkan semua elemen masyarakat.

General Manager Policy, Government, and Public Affairs CGS, Paul E Mustakim menambahkan, Chevron sudah sejak lama memberikan perhatian pada pencegahan HIV/AIDS. ‘’ Sudah sejak 30 tahun lalu kami terlibat dalam pencegahan HIV,’’ imbuh dia.

Paul mengatakan, pada 2014 ini Chevron memulai kerjasama dengan KPA Sukabumi dalam penanganan HIV/AIDS. Bentuk kerjasamanya antara lain seperti fasilitasi pembentukan warga peduli AIDS (WPA) dan penyelenggaraan seminar bagi para relawan

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA