Thursday, 26 Zulhijjah 1442 / 05 August 2021

Thursday, 26 Zulhijjah 1442 / 05 August 2021

Mark Zuckerberg Usir Ahli IT dari Rapat. Ada Apa?

Senin 17 Nov 2014 14:19 WIB

Red: Erdy Nasrul

President-elect Joko Widodo (left) takes Facebook's CEO Mark Zuckerberg (left) a tour to Tanah Abang market in Jakarta on Monday, October 13.

President-elect Joko Widodo (left) takes Facebook's CEO Mark Zuckerberg (left) a tour to Tanah Abang market in Jakarta on Monday, October 13.

Foto: Antara/Muhammad Adimaja

REPUBLIKA.CO.ID, MASSACHUSETTS – Pendiri sekaligus CEO facebook, Mark Zuckerberg, berbicara saat diwawancarai Reuters di Universitas Harvarrd, Cambridge, Massachusetts, pada 2011 lalu.
Ketika dia menciptakan facebook satu dekade lalu, diyakininya kebanyakan pengguna facebook memanfaatkan komputer desktop.

Ternyata hal itu berubah pada 2012. Perusahaan menyadari pertama kalinya kebanyakan orang mengakses facebook dengan ponsel daripada PC.

Semenjak itu, Zuckerberg menyatakan facebook  harus menjadi perusahaan mobile pertama. Dia ingin semua karyawan mencatat hal itu.

Wakil presiden pemasaran global facebook, Carolyn Everson, memaparkan sebuah kisah kepada pewarta Bloomberg, Jacki Kelley. Singkat kata, kisah itu menggambarkan betapa krusialnya konsep semuanya ada di mobile bagi seorang Zuckerberg.

Dalam sebuah pertemuan, Zuckerberg menekankan prioritasnya adalah menjadi terdepan dalam aplikasi mobile. Dalam pertemuan itu, Zuckerberg mendengarkan pemaparan dari ahli IT yang memaparkan beberapa produk aplikasi.

Mereka memaparkan konsepnya dalam PC. Langsung Zuckerberg mengusirnya dari ruang rapat. Lalu mengatakan, “Bukankah saya memberitahukan kamu bahwa kita akan menjadi terdepan dalam penggunaan ponsel.”

Kisah ini kemudian menjadi api liar, menyebar kesana dan kesini. Semua orang di perusahaan facebook tidak ingin dikeluarkan dari ruang rapat itu. Namun tindakan Mark menjadi cambuk pagi seluruh jajaran perusahaan facebook. Semenjak itu, tiga ribu ahli IT dilatih kembali untuk fokus mengembangkan aplikasi mobile.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA