Saturday, 9 Jumadil Awwal 1444 / 03 December 2022

Tiga Warga Baleendah Tewas di Dalam Sumur

Jumat 14 Nov 2014 12:55 WIB

Rep: c80/ Red: Hazliansyah

Penemuan mayat (ilustrasi)

Penemuan mayat (ilustrasi)

Foto: Republika/Rakhmawaty La'lang

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Tiga warga Kp Parunghalang, Kelurahan Andir, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung tewas saat memperbaiki pompa air di dalam sumur, Jumat (14/11). Ketiga korban diduga tewas akibat menghirup gas beracun dari dalam sumur berdiameter sekitar 50 cm tersebut.

Ketiga korban tersebut yaitu Dede (20), Maman (60), dan Opik (40). Semua korbanmasih punya hubungan kerabat.

Saksi kejadian, Atep mengungkapkan, kejadian itu berawal ketika Dede masuk ke dalam sumur dengan diameter kurang dari satu meter sekitar pukul 8.30 WIB. Saat berada di kedalaman 14 meter, Dede tiba-tiba teriak meminta bantuan.

"Lalu, Maman dan Opik masuk ke dalam sumur untuk menolong Dede. Namun, keduanya pun tewas di dalam sumur," katanya di lokasi kejadian, RT 11, RW 1, Kampung Parunghalang, Baleendah, Jumat (14/11).

Diduga ketiganya terkena gas beracun dari dalam sumur. Indikasinya, warga sekitar mencoba memasukkan seekor ayam ke dalam sumur. Saat ditarik kembali, ayam itu mati.

Saat ini, petugas dari Basarnas Bandung dibantu jajaran TNI, relawan ACT dan PMI tengah mengevakuasi ketiga korban. Evakuasi ini disaksikan ratusan warga sekitar. 

Tim evakuasi cukup kesulitan dalam melakukan evakuasi dikarenakan lokasi yang sempit dan mengandung gas beracun.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA