Monday, 17 Muharram 1444 / 15 August 2022

Banyak Oknum Warga Gunakan Fasilitas Umroh untuk Bekerja

Ahad 31 Aug 2014 21:00 WIB

Red: Maman Sudiaman

Visa

Visa

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengindikasikan banyak oknum warganya yang menggunakan fasilitas umroh untuk bekerja sebagai TKI di luar negeri. Modus tersebut digunakan sebagai upaya oknum warga memudahkan untu bekerja khususnya di Arab Saudi.

Bahkan, kata Kepala Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Aam Amar Halim di Sukabumi,  dirinya pernah bertemu warganya bekerja di Arab Saudi. Tak hanya tahunan, mereka bahkan ada yang sudah puluhan tahun bekerja bahkan membuka usaha sendiri.

Akibat banyaknya ulah oknum yang menggunakan fasilitas umroh ini pihaknya menjadi khawatir. Pasalnya, jika terjadi permasalahan pemerintah akan kesulitan melacak dan memberikan bantuan. Selain itu, oknum tersebut bisa saja dipidanakan oleh negara yang bersangkutan karena telah menyalahgunakan visa.

Visa yang semestinya  untuk berwisata atau kunjungan, digunakan untuk bekerja. Selain itu, tidak sedikit dari warganya memilih cara seperti ini untuk bisa bekerja di luar negeri atau menggunakan visa kunjungan.

Meski demikian, katanya, kasus seperti ini bukan merupakan wewenang pihaknya. Apalagi untuk umroh sudah ada instansi lainnya yang harus bertanggung jawab. Karena itu pihaknya  meminta kepada perusahaan tour ibadah umroh agar warga yang diberangkatkan ke Tanah Suci didata mulai dari berangkat hingga kepulangannya. "Kami menduga, banyaknya warga yang menggunakan kedok umroh untuk mendapatkan pekerjaan di luar negeri seperti Arab Saudi karena kurang telitinya lembaga yang memberangkatkan mereka ke tanah suci," ujar Aam, Ahad (31/8).

Sementara, Kepala Seksi Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Dindin Suandi mengatakan, fenomena seperti ini sudah bukan lagi merupakan rahasia umum, tetapi marak terjadi. Maka dari itu pihaknya mengimbau kepada seluruh warga Kabupaten Sukabumi yang ingin menjadi TKI bisa mendaftar ke pihaknya langsung melalui tahapan seleksi dan pemberkasan.

Kemudian, jangan sampai ibadah umroh dijadikan alasan untuk mencari kerja ke luar negeri karena selain niatnya beda juga rentan terjadi permasalahan. "Lebih baik mendaftar ke kami dan jadilah TKI yang legal sehingga hak-haknya terjamin dan perlindungannya pun akan maksimal. Karena selama ini banyaknya kasus pelecehan seksual, kekerasan atau penyiksaan disebabkan banyaknya warga yang memilih jalur ilegal yang disebabkan ketidaksabaran," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA