Selasa, 13 Rabiul Akhir 1441 / 10 Desember 2019

Selasa, 13 Rabiul Akhir 1441 / 10 Desember 2019

BPPT Doakan Habibie Segera Pulih

Rabu 11 Sep 2019 00:11 WIB

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Andri Saubani

Presiden Ketiga RI BJ Habibie

Presiden Ketiga RI BJ Habibie

Foto: Republika/Tahta Aidilla
Sebagai pendiri BPPT, Habibie menjadi ruh bagi aktivitas pengkajian teknologi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Membaiknya kondisi kesehatan Presiden ketiga RI Bacharuddin Jusuf Habibie yang tengah dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta Pusat, ditanggapi dengan penuh rasa syukur oleh Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Hammam Riza. Pihak BPPT pun mendoakan agar Habibie segera pulih.

"Alhamdulillah, semoga eyang Habibie yang kami cintai, dikaruniai kesehatan yang berlimpah," kata Hammam di Kantor BPPT, Jakarta (10/9).

Seluruh warga BPPT ungkap Hammam, mendoakan kondisi Habibie agar segera pulih, untuk kembali beraktivitas seperti sediakala. Figur Habibie sebagai pendiri BPPT, kata Hammam, menjadi ruh bagi aktivitas pengkajian dan penerapan teknologi hingga saat ini.

"Kami selalu ingat filosofi Berawal di Akhir dan Berakhir di Awal. Inilah yang menjadi semangat bagi kami untuk berupaya menghadirkan inovasi yang dapat dikomersialisasikan, dan diproduksi massal oleh industri," ujar Hammam.

Lebih lanjut , Hammam juga menyebut dirinya bulan lalu baru bertemu dengan Habibie guna membicarakan konsep SDM Iptek untuk Indonesia Maju. Saat itu, Habibie mengingatkan kepadanya, bahwa sumber daya manusia Iptek, merupakan pilar penting guna membangun Indonesia kedepan.

"SDM berbasis Iptek, menjadi keunggulan bagi Indonesia yang akan menghadapi bonus demografi kedepan. Prof. Habibie bulan lalu saat saya berkunjung ke kediaman beliau menegaskan agar BPPT, terus fokus juga dalam  pembangunan SDM berbasis Iptek," papar Hammam.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA