Friday, 19 Ramadhan 1440 / 24 May 2019

Friday, 19 Ramadhan 1440 / 24 May 2019

Zaman Milenial, Jangan Lupa Baca Tulis Alquran

Senin 04 Mar 2019 22:21 WIB

Rep: Maspril Aries/ Red: Hiru Muhammad

Bupati Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex Senin (4/3) membuka Seleksi Tilawatil Quran (STQ).  STQ ke-XXV di Muba berlangsung di Masjid Jamik An Nur, Sekayu. STQ yang diikuti peserta dari 15 kecamatan di Muba

Bupati Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex Senin (4/3) membuka Seleksi Tilawatil Quran (STQ). STQ ke-XXV di Muba berlangsung di Masjid Jamik An Nur, Sekayu. STQ yang diikuti peserta dari 15 kecamatan di Muba

Foto: HUMAS PEMKAB MUBA
STQ menjadi sarana untuk mengamalkan ajaran Islam

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kembali menyelenggarakan Seleksi Tilawatil Quran (STQ).  STQ ke-XXV di Muba berlangsung di Masjid Jamik An Nur, Sekayu. STQ XXV yang diikuti peserta dari 15 kecamatan di Muba, Senin (4/3) dibuka Bupati Muba Dodi Reza Alex.

Dalam sambutan pembukaan STQ XXV Bupati Reza Dodi Alex mengajak umat Islam di Muba membangunan umat berbasis akhlak yang tengah terus digencarkan. “Zaman boleh milenial, tapi jangan lupa baca tulis alquran, kegiatan tersebut terus diaktifkan. Boleh main //facebook,// instagram, dan sosial media lainnya, tapi mengaji jangan ditinggalkan,” kata Bupati Dodi Reza.

Bupati mengajak warga Musi Banyuasin khususnya kalangan generasi milenial agar aktif belajar baca tulis Alquran (BTA). Menurutnya, baca tulis Alquran menjadi landasan iman manusia sebagai mahluk yang mulia ciptaan Allah SWT.

“Iman dan taqwa  menjadi benteng yang kuat atas pengaruh pengaruh negatif yang sangat mudah masuk meracuni generasi muda kita khususnya dari pengaruh pengaruh media online yang sekarang begitu gencar dengan seluruh informasi yang belum tentu benar atau //hoax,//” ujar Dodi Reza Alex yang juga Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah Sumatera Selatan (MES Sumsel).

Menurut Dodi Reza Alex dalam sambutan pembukaan STQ XXV, Pemerintah Kabupaten Muba sangat menyambut baik diselenggaranya STQ tingkat kabupaten. “STQ harus dapat meningkatkan kecintaan dan pemahaman terhadap kitab suci Alquran.

STQ selain menumbuhkan semangat  syiar Islam juga dapat meningkatkan semangat umat untuk mempelajari, mengkaji dan mengaplikasikan atau mengamalkannya ajaran Islam ditengah-tengah kehidupan kita bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. "Islam itu cinta damai,” ujarnya.

Kepala Bagian Kesra Sekretariat Pemerintah Kabupaten Muba Opi Palopi, Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) XXV tingkat kabupaten Musi Banyuasin 2019 adalah untuk mempersiapkan qori dan qoriah, hafizh dan hafizhah, mufassir dan mufassirah terbaik untuk mewakila Musi Banyuasin pada STQ tingkat provinsi Sumatera Selatan di kabupaten Muratara pada April 2019. 

“Seleksi Tilawatil Qur’an dipusatkan di Masjid Jamik An Nur sejak 2 - 8 Maret 2019 dengan jumlah peserta 242 orang berasal 15 kecamatan se-Musi Banyuasin,” katanya. 

 

 

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA