Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

BMKG: Potensi Gelombang Tinggi Terjadi Hingga Kamis

Senin 04 Mar 2019 13:07 WIB

Rep: Rr Laeny Sulistyawati/ Red: Christiyaningsih

Gelombang Laut (Ilustrasi)

Gelombang Laut (Ilustrasi)

Foto: Hickerphoto
Gelombang tinggi diperkirakan terjadi mulai Senin (4/3) hingga Kamis (7/3)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini gelombang tinggi yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia. Gelombang tinggi diperkirakan terjadi mulai Senin (4/3) hingga Kamis (7/3).

Kepala Bagian Humas BMKG Akhmad Taufan Maulana mengatakan ada pola tekanan rendah 1007 hPa yang teridentifikasi di Samudra Hindia barat daya Banten dan daerah konvergensi di Samudera Hindia selatan Jawa Barat, Laut Jawa, Laut Banda, dan Papua. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan barat Kepulauan Mentawai, Perairan Bengkulu - Pulau Enggano, Selat Makassar bagian tengah, serta Perairan utara Kepulauan Sangihe - Kepulauan Talaud. Kecepatan angin ini berpengaruh pada peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.

"Beberapa wilayah berpotensi terkena gelombang tinggi 1,25-2,5 meter (sedang), di antaranya Perairan Utara Sabang, Perairan Sabang-Banda Aceh, Perairan Barat Aceh hingga Kepulauan Mentawai, Perairan Pesisir Bengkulu, Perairan Barat Lampung, Samudra Hindia Barat Aceh, hingga Kepulauan Nias," ujarnya Senin (4/3).

BMKG juga memperingatkan waspada untuk wilayah-wilayah yang berpotensi terkena gelombang tinggi 2,5-4 meter (tinggi), seperti Perairan Barat Pulau Enggano, Samudra Hindia Barat Mentawai hingga Lampung. Kondisi serupa juga diprediksi terjadi di perairan selatan Jawa Tengah hingga Jawa Timur, Selat Bali-Selat Lombok bagian selatan, dan Samudra Hindia Selatan Jawa hingga Lombok.

"Harap memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran, seperti perahu nelayan dengan kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter, kapal tongkang dengan kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter, kapal feri dengan kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter, kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar dengan kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas empat meter," katanya.

Lebih lanjut BMKG mengimbau kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi serta wilayah pelayaran padat agar selalu waspada. Potensi gelombang tinggi juga diramalkan terjadi di lokasi-lokasi berikut:
1. Selat Sunda bagian Selatan
2. perairan selatan Banten hingga Jawa Barat
3. Perairan Selatan Bali hingga Sumbawa
4. Selat Alas bagian Selatan
5. Perairan Selatan Pulau Sumba-Pulau Sawu
6. Laut Sawu dan Selat Sumba bagian barat
7. Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Timur (NTT)
8. perairan Utara Jawa Timur
9. Samudra Hindia selatan NTT
10.perairan Utara Jawa Timur
11.Laut Jawa bagian timur
12.Laut Jawa bagian timur
13.perairan Kotabaru
14.Selat Makassar bagian tengah dan utara
15.perairan Kalimantan Timur
16.Laut Sulawesi
17.perairan timur Bitung-Manado
18.Laut Maluku
19.perairan Utara Kep. Banggai-Kep. Sula
20.perairan Kep. Sangihe-Kep. Talaud
21 perairan Kep. Halmahera
22.Laut Halmahera
23.perairan utara Papua Barat hingga Papua
24.Samudra Pasifik utara Halmahera hingga Papua.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA