Tuesday, 23 Safar 1441 / 22 October 2019

Tuesday, 23 Safar 1441 / 22 October 2019

Kemenag Sayangkan Kasus Wanita Bawa Anjing ke Masjid

Selasa 02 Jul 2019 02:10 WIB

Rep: Ali Mansur/ Red: Nidia Zuraya

Video viral wanita disebut bawa anjing ke masjid.

Video viral wanita disebut bawa anjing ke masjid.

Foto: Youtube
Kemenag mengapresiasi pihak kepolisian yang bergerak cepat menangani persoalan ini

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Kementerian Agama (Kemenag) menyayangkan tindakan perempuan yang masuk ke Masjid Al Munawarah Sentul City tanpa melepas alas kaki dan membawa anjing. Menurutnya, Kasus tersebut mengganggu harmoni dan kerukunan kehidupan beragama karena terkait dua hal yang sangat sensitif dalam ajaran Islam, yakni anjing dan rumah ibadah.

“Anjing adalah hal sensitif bagi umat Islam, terutama di Indonesia yang mayoritas bermazhab Syafi'i. Masjid, sebagaimana halnya rumah ibadah agama lain, juga tempat yang disucikan. Ketika ada anjing masuk ke masjid, wajar jika umat Islam terusik,” terang Kabid Harmonisasi Umat Beragama pada PKUB Kemenag, Wawan Djunaedi di Jakarta, dalam siaran pers yang diterima Republika, Senin (1/7).

Selain itu, Wawan menyesalkan peristiwa yang viral di media sosial tersebut. Namun ia berharap umat Islam tidak terpancing untuk bertindak anarkis dan menyerahkan penyelesaian masalah ini pada aparat.

Baca Juga

“Kita percayakan pada proses hukum. Aparat diharapkan bertindak proporsional dan adil,” pinta Wawan.

Oleh karena itu, Wawan mengapresiasi pihak kepolisian yang telah bergerak cepat menangani persoalan ini. Kemenag, kata Wawan, telah melakukan komunikasi dengan tokoh agama terkait untuk mendinginkan suasana dan meminimalisir dampak peristiwa ini lebih jauh.

Sejumlah warga Sentul City yang seagama dengan pelaku juga sudah menyampaikan permintaan maaf atas kejadian ini.

“Peristiwa ini bisa menjadi pembelajaran bersama tentang pentingnya sikap saling memahami pokok-pokok dan hal-hal sensitif dalam tiap agama. Semoga masalah ini cepat tuntas dan tidak terulang, sehingga kerukunan antar umat beragama tetap terjaga,” tutur Wawan.

Selanjutnya, Wawan menyampaikan Kemenag besama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) akan terus memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas kerukunan intra dan antar umat beragama di Indonesia.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA