Friday, 14 Sya'ban 1440 / 19 April 2019

Friday, 14 Sya'ban 1440 / 19 April 2019

KH Ma'ruf Dilatih Debat Karena Ceramah Tidak Seperti Debat

Sabtu 12 Jan 2019 08:28 WIB

Red: Didi Purwadi

Erick Thohir

Erick Thohir

Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Pelatihan debat diberikan agar ada persamaan persepsi antara Jokowi dan Ma'ruf.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Erick Thohir, mengatakan akan memberikan pelatihan khusus kepada cawapres Ma'ruf Amin untuk berdebat politik di muka umum. Karena, KH Ma'ruf dinilai belum memiliki banyak pengalaman dalam soal debat.

''Karena, ini kan beda antara debat sama ceramah. Beliau kalau memberi ceramah luar bisa, bisa sampai berjam-jam, Alhamdulillah,'' ujar Erick usai melaporkan persiapan debat pilpres kepada Wapres Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Jumat.

Erick mengatakan pelatihan itu diberikan supaya juga ada persamaan persepsi politik antara Jokowi dan Ma'ruf pada pelaksanaan debat nanti. Pada 15 Januari, KH Ma'ruf Amin akan mulai mencoba menyamakan persepsi tersebut.

Direktur Program TKN Jokowi-Ma'ruf, Aria Bima, mengatakan hal serupa. Ia menyebut KH Ma'ruf harus sangat paham mana visi-misi, kebijakan, program yang sudah dilaksanakan selama empat tahun pemerintahan Jokowi. ''Ia juga harus memahami kebijakan mana yang masih berjalan, sampai dengan kegiatan yang belum bisa dilaksanakan dalam periode lima tahun masa jabatan Presiden Jokowi,'' kata Aria Bima di lokasi Rakornas PDI Perjuangan, Jakarta, Jumat.

Sementara, Capres Joko Widodo dinilai telah memiliki banyak pengalaman di pemerintahan. Jokowi juga berpengalaman dalam debat baik di pilkada maupun pilpres tahun 2014. Sehingga, Tim Persiapan Debat akan lebih diintensifkan kepada Ma'ruf Amin untuk lebih memahami Nawa Cita II yang menjadi visi misi pasangan Jokowi-Ma'ruf.

KPU menjadwalkan Debat Capres-Cawapres tahap pertama pada 17 Januari 2019. Debat pilpres perdana ini akan mengusung tema hukum, hak asasi manusia, korupsi dan terorisme.

Sebagai rangkaian kampanye, debat pilpres akan berlangsung sebanyak lima kali. Dua kali untuk debat pasangan calon, dua kali debat calon presiden dan satu kali debat calon wakil presiden.

Terkait persiapan debat perdana yang akan diselenggarakan pada 17 Januari tersebut, Erick mengaku telah mendapatkan saran dan masukan dari Wapres Jusuf Kalla selaku mentor debat dari pasangan Jokowi-Ma'ruf.

''Saya melaporkan kepada beliau (JK) persiapan untuk debat. Alhamdulillah beliau kasih masukan dan memang nanti sudah menjadi catatan yang akan kita persiapkan,'' katanya. ''Tentu masukan dari beliau banyak. Hal yang positif ketika figur seperti Pak JK bisa menjadi bagian dari tadi (mentor debat).''

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA