Rabu, 10 Jumadil Awwal 1440 / 16 Januari 2019

Rabu, 10 Jumadil Awwal 1440 / 16 Januari 2019

Muhasabah Untuk Menjadi Pribadi yang Lebih Baik

Senin 31 Des 2018 22:16 WIB

Rep: Zuli Istiqomah/ Red: Muhammad Hafil

Muhasabah Akhir Tahun, di Masjid Pusdai, Kota Bandung, Senin (31/12).

Muhasabah Akhir Tahun, di Masjid Pusdai, Kota Bandung, Senin (31/12).

Foto: Republika/Edi Yusuf
Menjaga hubungan baik dengan sesama manusia juga menjadi kunci keselamatan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Ketua PW Mathlaul Anwar Jawa Barat KH Yayan Hasuna Hudaya mengatakan Muhasabah menjadi cara menyambut akhir tahun yang positif. Dengan bermuhasabah umat Muslim diajak merenung untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi ke depannya.

Kiai Yayan menyebutkan salah satu cara untuk menjadi pribadi yang lebih baik adalah dengan menjaga hubungan baik. Hubungan baik dengan Allah SWT dan hubungan baik dengan sesama manusia.

"Dalam ajaran kita disebutkan semua manusia akan celaka, akan sesat dimanapun berada, kecuali mengadakan hubungan baik dengan Allah dan dengan sesama manusia," katanya dalam kultum yang digelar dalam rangkaian Muhasabah Akhir Tahun yang diadakan Republika di Masjid Pusdai Jawa Barat, Kota Bandung, Senin (31/12).

Ia menuturkan menjaga hubungan baik dengan Allah yakni dengan mentaati perintahNya serta menjauhi laranganNya. Manusia sebagai MakhlukNya harus tunduk dan patuh menjalankan aturanNya selama hidup di dunia.

Di samping itu, kata dia, menjaga hubungan baik dengan sesama manusia juga menjadi kunci keselamatan di dunia dan akhirat. Sebab manusia tidak hidup sendiri melainkan bersama-sama dengan makhlukNya yang lain.

"Habluminannaass yaitu menjalin hubungan baik dengan manusia, yaitu mentaati hukum yang dibuat manusia, kita hidup sesuai aturan hukum. Melanggar hukum manusia berarti kita celaka. Kita juga tidak sendiri-sendiri. Memang ada istilah mandiri, tapi kita tidak lepas dari bantuan orang lain," tuturnya.

Ia mengatakan Allah memberikan jaminan bagi manusia yang berhubungan baik denganNya dan juga dengan sesama manusia. Serta memiliki akhlak terpuji seperti yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW.

"Surga itu milik siapapun orangnya yang  pertama dia mau berbagi untuk orang lain, kedua jangan jadi pemarah, ketiga orang yang memohon ampunan. Dan terakhir adalah yang mampu memaafkan orang yang pernah menyakiti dan mendzolimi dia," ujarnya.

Oleh karena itu, ia mengatakan muhasabah umat Muslim menyambut tahun 2019 adalah menjadi pribadi yang lebih baik. Salah satunya dengan mempererat tali silaturahmi untuk mewujudkan indahnya kebersamaan dan persatuan.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES