Sunday, 10 Rabiul Awwal 1440 / 18 November 2018

Sunday, 10 Rabiul Awwal 1440 / 18 November 2018

Peserta Kirab Pemuda 2018 Disambut Tari dan Parade Budaya

Jumat 09 Nov 2018 20:29 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Tarian kecak dari Kontinen Bali (Foto: Yasin Habibi)

Tarian kecak dari Kontinen Bali (Foto: Yasin Habibi)

Foto: Yasin Habibi/Republika
Bupati Gianyar bangga kotanya mendapat kepercayaan dalam acara Kirab Pemuda

REPUBLIKA.CO.ID, GIANYAR -- Sebanyak 50 pserta Kirab Pemuda 2018 Zona II dari perwakilan seluruh provinsi di Indonesia, singgah di Gianyar, Bali. Kedatangan peserta tersebut mendapat sambutan dari masyarakat. Sambutan dimeriahkan dengan tarian kecak, tari nusantara, dan juga parade budaya bertempat di Lapangan Astina, Kota Gianyar, Jumat (9/11) sore.

Bupati Gianyar Made Mahayastra dalam pidatonya mengungkapkan rasa bangga, kotanya mendapat kepercayaan untuk ambil bagian dalam acara Kirab Pemuda. Dia memaparkan tentang semangat Gianyar sebagai kota yang toleran dan mendukung terhadap berkembangnya kreativitas.

"Kami merasa bangga telah mendapat kepercayaan sebagai kota singgah peserta kirab. Dari sekian banyak tempat kami menjadi salah satu yang dipercaya," ucapnya dalam siaran pers kepada Republika.co.id.

Pihaknya perlu menyampaikan, Kabupaten Gianyar adalah daerah yang memiliki semangat toleransi tinggi. "Kami juga sangat menghargai kebudayaan dan kreativitas seni, ini terbukti dengan berkembangnya seni budaya di Gianyar dan melahirkan banyak seniman," tambahnya.

Staf Ahli Bidang Kerjasama dan Kelembagaan Kemenpora, Chandra Bakti mengapresiasi sambutan Kota Gianyar yang dianggap paling meriah. "Mewakili Kemenpora, saya mengucapkan terima kasih. Gianyar adalah merupakan titik singgah terakhair dengan sambutan paling meriah," katanya.

Dia mengatakan, Kirab Pemuda adalah program dari pemerintah yang diharapkan dapat mendorong kreativitas di daerah-daerah. "Selain kita juga melihat, sekarang ini bangsa Indonesia sedang mengalami banyak ancaman, utamanya pada generasi muda. Ancaman itu diantaranya adalah ideologi anti pancasila, narkoba dan seks bebas," ujarnya.

Kota Gianyar adalah tempat singgah terakhir bagi peserta Kirab Pemuda, sebelum acara ditutup di Jakarta pada 17 November mendatang. Kirab Pemuda 2018 yang diselenggarakan Kemenpora ini dibagi ke dalam dua zona yang mengelilingi 34 provinsi di Indonesia, dengan rute zona I berangkat dari Sabang dan Zona II dari Merauke.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES