Rabu, 17 Safar 1441 / 16 Oktober 2019

Rabu, 17 Safar 1441 / 16 Oktober 2019

Kemenkominfo Gandeng Generasi Milenial Perangi Hoaks

Selasa 23 Okt 2018 23:33 WIB

Red: Gita Amanda

Berita Hoaks

Berita Hoaks

Foto: Kemenko PMK
Generasi milenial kecil keterlibatannya dalam memproduksi konten hoaks.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Kementerian Komunikasi dan Informatika berupaya menggandeng generasi milenial untuk memerangi hoaks demi pencapaian pembangunan yang berkelanjutan. Hal tersebut diungkapkan dalam diskusi bertema "Peran Anak Muda Dalam Agenda 2030" di Nest.co.lo.gy Cafe Semarang yang dibanjiri kehadiran anak-anak muda dan kalangan milenial.

"Ada peran penting generasi baru ini untuk melawan hoaks," kata Direktur Informasi, Komunikasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Kemenkominfo Wiryanta di Semarang, Selasa (23/10).

Wiryanta menjelaskan sebenarnya keterlibatan generasi milenial dalam produksi konten-konten hoaks kecil, sebab produsen konten hoaks justru orang-orang yang sudah tidak muda lagi. "Saya sampaikan, sebetulnya produsen hoaks itu generasi lebih tua. Generasi X bahkan, justru generasi milenial ini ternyata tidak tahu atau kecil sekali keterlibatan dalam memproduksi konten hoaks," katanya.

Oleh karena itu, ia menyampaikan pentingnya menggandeng generasi muda, khususnya kalangan milenial, tentang literasi digital sebagai bentuk perlawanan terhadap maraknya konten hoaks.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Abetnego Tarigan mengungkapkan pemerintah harus merangkul kalangan anak muda sesuai dengan gaya mereka yang khas. Pemanfaatan internet, kata dia, menjadi penting sebagai upaya untuk merangkul anak-anak muda karena mereka kalangan pengguna internet yang terbanyak.

"Pengguna internet terbanyak siapa lagi kalau bukan anak muda. Pemerintah harus bergerak ke 'open government' dan 'smart city' dalam menuntun potensi anak muda ini," katanya.

Direktur Politik Luar Negeri dan Kerja Sama Pembangunan Internasional Bappenas Wisnu Utomo mengatakan kalangan pemudalah yang nantinya memimpin bangsa. Ia mengatakan mereka perlu disiapkan untuk mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Develonment Goals (SDGs) yang dicanangkan pemerintah.

Indonesia merupakan negara yang aktif menginisiasi TPB/SDGs sehingga kini telah menjadi "role model" dunia karena konsisten melibatkan seluruh pemangku kepentingan dalam pelaksanaannya. Sebagai rangkaian kegiatan itu, digelar pula dialog forum komunikasi daerah bertema "Kerja Sama Multi Pihak dalam Pencapaian SDGs" yang menyasar segmen berbeda, yakni pejabat pemda, pengusaha, dan akademisi lokal.

sumber : antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA