Rabu, 8 Safar 1440 / 17 Oktober 2018

Rabu, 8 Safar 1440 / 17 Oktober 2018

Jokowi: Singapura Negara Pertama Tawarkan Bantuan Bencana

Kamis 11 Okt 2018 22:46 WIB

Red: Bayu Hermawan

Presiden Joko Widodo memimpin pertemuan ASEAN Leaders Gathering yang diikuti para kepala negara/pemerintahan negara-negara ASEAN, sekjen ASEAN, direktur pelaksana IMF, presiden Grup Bank Dunia, sekjen PBB di Hotel Sofitel, Nusa Dua, Bali, Kamis (11/10).

Presiden Joko Widodo memimpin pertemuan ASEAN Leaders Gathering yang diikuti para kepala negara/pemerintahan negara-negara ASEAN, sekjen ASEAN, direktur pelaksana IMF, presiden Grup Bank Dunia, sekjen PBB di Hotel Sofitel, Nusa Dua, Bali, Kamis (11/10).

Foto: Antara/ICom/AM IMF-WBG/Afriadi Hikmal
Jokowi mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Singapura.

REPUBLIKA.CO.ID, NUSA DUA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Singapura, atas bantuan yang diberikan untuk bencana Lombok, Palu dan Donggala. Jokowi menyebut Singapura sebagai salah satu negara pertama yang menawarkan bantuan ketika wilayah Indonesia dilanda bencana.

"Atas nama rakyat dan pemerintah Indonesia, saya mengucapkan apresiasi dan terima kasih atas ucapan dukacita, simpati, dan solidaritas yang diberikan oleh Singapura," ujar Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pernyataan pers bersama di Hotel The Laguna Resort & Spa Nusa Dua, Badung, Provinsi Bali, pada Kamis.

Presiden Jokowi merasa sangat perlu mengapresiasi hal itu mengingat Singapura merupakan salah satu negara yang paling tanggap terhadap Indonesia sesaat setelah bencana melanda.

Dalam pertemuan itu, Perdana Menteri (PM) Singapura Lee Hsien Loong mengucapkan rasa belasungkawa dan simpatinya secara langsung kepada Presiden Joko Widodo atas musibah gempa dan tsunami yang terjadi di Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu. PM Lee juga menegaskan bahwa Singapura bersama dengan Indonesia di tengah masa sulit ini.

"Singapura berdiri bersama Indonesia selama masa sulit ini," tuturnya.

Singapura sendiri mengerahkan dua pesawat militernya untuk membantu mengantarkan suplai kemanusiaan dan berbagai perlengkapan lain yang dibutuhkan.  Dua pesawat militer Singapura itu juga membantu Indonesia dalam upaya pemulihan pascabencana, termasuk dalam upaya evakuasi korban dari area-area terdampak.

"Banyak organisasi dan LSM Singapura aktif melakukan penggalangan dana untuk mendukung upaya bantuan. Kami yakin bahwa daerah dan populasi yang terdampak akan segera pulih di bawah kepemimpinan Presiden," ucap PM Lee.

Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong menggelar pertemuan Indonesia-Singapura Leader's Retreat pada 11 Oktober 2018 di Bali. Keduanya membahas dan menindaklanjuti kerja sama yang telah dan akan dilakukan kedua negara.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA