Senin, 18 Zulhijjah 1440 / 19 Agustus 2019

Senin, 18 Zulhijjah 1440 / 19 Agustus 2019

Anak Korban HIV/AIDS Harus Dilindungi Khusus

Kamis 30 Agu 2018 09:18 WIB

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Muhammad Hafil

Peduli HIV-AIDS

Peduli HIV-AIDS

Perlindungan khusus dilakukan dengan pengawasan, pencegahan, dan rehabilitasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise melakukan Kampanye Bersama Lindungi Anak Kilau Generasi HIV/AIDS sekaligus Peringatan Hari Anak Nasional tingkat Kota Gorontalo. Selain itu dia juga meluncurkan Provinsi Gorontalo menuju Provinsi Layak Anak (Provila).

Menteri Yohana menegaskan negara harus hadir dalam upaya pencegahan dan penanganan anak korban HIV/AIDS dengan melibatkan masyarakat. Dalam UU Perlindungan Anak juga telah disebutkan bahwa anak korban HIV/AIDS termasuk kategori anak yang perlu diberikan perlindungan khusus.

"Perlindungan khusus bagi anak dengan HIV/AIDS dilakukan melalui upaya pengawasan, pencegahan, pengobatan, perawatan, dan rehabilitasi," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Rabu (29/8).

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Yohana meluncurkan Provinsi Gorontalo menuju Provinsi Layak Anak, (PROVILA) yang dikoordinasikan oleh Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kemen PPPA. Peluncuran ini ditandai dengan penandatangan deklarasi oleh sejumlah pimpinan pemerintah daerah Provinsi Gorontalo.

Yohana mengapresiasi komitmen bupati/walikota/gubernur yang berupaya mewujudkan kabupaten/kota di Provinsi Gorontalo sebagai KLA. Baru Kabupaten Gorontalo yang sudah memperoleh KLA Madya, sedangkan kabupaten/kota lainnya yang belum menginisiasi KLA, sebanyak 4 kabupaten dan 1 kota.

"Untuk mewujudkan PROVILA tentu tidak mudah. PROVILA dapat dicapai jika semua kabupaten/kota di Provinsi ini semuanya menjadi KLA. KLA dapat dicapai jika semua kecamatan menjadi Kecamatan Layak Anak (KELANA), dan juga semua desa dan kelurahan menjadi Desa/Kelurahan Layak Anak (DEKELA)," kata dia.

Jika semua kabupaten/kota berhasil memenuhi semua hak dan melindungi anak, maka Provinsi Gorontalo bisa menjadi Provinsi Layak Anak (PROVILA). Jika semua Provinsi sudah PROVILA, maka Indonesia Layak Anak (IDOLA) akan terwujud pada 2030.

Hingga saat ini KLA telah dilakukan oleh 389 kabupaten/kota. Penghargaan KLA 2017 diberikan bagi 126 kabupaten/kota; dan pada 2018 diberikan bagi 177 kabupaten/kota (meningkat 51 kabupaten/kota). Salah satunya adalah Kabupaten Gorontalo yang memperoleh kategori madya pada 2017 dan 2018.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA