Tuesday, 18 Sya'ban 1440 / 23 April 2019

Tuesday, 18 Sya'ban 1440 / 23 April 2019

Jokowi: Persatuan adalah Aset Terbesar Bangsa

Ahad 05 Aug 2018 11:41 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan sejumlah menteri melakukan senam poco-poco bersama 65 ribu orang di Silang Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Ahad (5/8).

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan sejumlah menteri melakukan senam poco-poco bersama 65 ribu orang di Silang Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Ahad (5/8).

Foto: Arif Satrio Nugroho/Republika
Presiden menghadiri acara Harmoni Indonesia 2018.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo mengatakan, semangat persatuan merupakan aset terbesar bangsa dan negara yang harus terus dijaga. Hal itu disampaikan Jokowi dalam sambutan pembukaan Harmoni Indonesia 2018 di Plaza Timur, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada Ahad (5/8).

"Kita semangati semuanya agar kita sadar, agar kita paham bahwa persatuan dan kerukunan, nasionalisme adalah aset terbesar bangsa kita," kata Jokowi.

Presiden turut hadir dalam acara Harmoni Indonesia 2018 yang menyelenggarakan acara harmoni musik melantunkan lagu-lagu nasional. Warna-warni baju adat busana nasional serta pakaian religius pun turut menghiasi panggung acara, memamerkan kekayaan ragam budaya bangsa.

Baca juga, Jokowi Pimpin Senam Poco-Poco untuk Pecahkan Rekor Dunia.

Masyarakat pun antusias menyambut kehadiran Presiden Jokowi yang bergaya kasual dengan mengenakan kaos polo lengan panjang berwarna putih dan bercelana jeans biru tua.

Presiden pun menyapa seluruh masyarakat Indonesia baik yang hadir maupun mereka yang menyaksikan melalui televisi. "Selamat pagi semuanya. Merdeka, merdeka, merdeka! Saya ke sana, ya?" kata Jokowi yang kemudian turun dari podium dan menyalami pengunjung yang juga menyaksikan acara bernyanyi bersama itu.

Presiden turut bersenandung bersama peserta dengan didampingi oleh Addie MS sebagai dirigen orkestrasi.

Lagu-lagu nasional, seperti Indonesia Raya, Satu Nusa Satu Bangsa, Garuda Pancasila, Bagimu Negeri, serta Rayuan Pulau Kelapa dinyanyikan oleh peserta yang terdiri oleh beberapa mahasiswa dari 34 perguruan tinggi negeri dan swasta dari sejumlah provinsi di Indonesia, serta para perwakilan mahasiswa yang sedang melanjutkan pendidikan di luar negeri.

Sejumlah pejabat yang turut dalam acara itu antara lain Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, serta Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Selain itu, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur, Menteri Sosial Idrus Marham, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise, Menteri Pertanian Amran Sulaiman.

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Sidarto Danusubroto dan Agum Gumelar, serta Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian juga ikut hadir pada acara tersebut.

 

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA