Tuesday, 12 Rabiul Awwal 1440 / 20 November 2018

Tuesday, 12 Rabiul Awwal 1440 / 20 November 2018

Data Terbaru, Jumlah Korban KM Sinar Bangun Capai 206 Orang

Kamis 21 Jun 2018 11:37 WIB

Red: Nidia Zuraya

Tim SAR gabungan melakukan proses pencarian korban KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba, Simalungun, Sumatera Utara, Rabu (20/6). Tim SAR gabungan melakukan dua metode pencarian korban, yakni menyisir kawasan danau dan penyelaman.

Tim SAR gabungan melakukan proses pencarian korban KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba, Simalungun, Sumatera Utara, Rabu (20/6). Tim SAR gabungan melakukan dua metode pencarian korban, yakni menyisir kawasan danau dan penyelaman.

Foto: Antara
Hingga Kamis (21/6) siang jumlah korban yang berhasil ditemukan sebanyak 22 orang.

REPUBLIKA.CO.ID, TIGARAS -- Tim gabungan mencatat jumlah penumpang sementara KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba sebanyak 206 orang. Kepala Kantor SAR Medan, Budiawan, mengatakan, pihaknya berupaya mengecek data yang disampaikan, termasuk ke Polres Simalungun.

Dari cross check tersebut, diperkirakan jumlah penumpang KM Sinar Bangun yang belum ditemukan sebanyak 184 orang. Sementara itu, penumpang yang berhasil ditemukan berjumlah 22 orang yang terdiri atas 19 penumpang selamat dan tiga orang meninggal dunia.

"Jadi, jumlahnya diperkirakan 206 orang," katanya di posko terpadu di Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun, Kamis (21/6).

Sejak Kamis pagi, Kantor SAR Medan telah mengerahkan personel untuk melakukan pencarian, termasuk mengerahkan tim yang melakukan penyelaman.

Kapolres Simalungun AKBP M Liberty Panjaitan mengatakan, jumlah penumpang KM Sinar Bangun bersifat fluktuatif. Berdasarkan investigasi yang dilakukan, banyak penumpang yang naik KM Sinar Bangun secara serabutan sehingga tidak terdata.

Sebelumnya, kapal KM Sinar Bangun yang mengangkut puluhan penumpang dilaporkan tenggelam di perairan Danau Toba, antara Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir dengan Desa Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara, pada Senin (18/6) sekitar pukul 17.30 WIB.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES