Saturday, 9 Syawwal 1439 / 23 June 2018

Saturday, 9 Syawwal 1439 / 23 June 2018

Layanan Psikososial untuk Korban Bom Terus Dilanjutkan

Rabu 23 May 2018 18:26 WIB

Rep: Rr Laeny Sulistyawati/ Red: Muhammad Hafil

Kegiatan Layanan Dampingan Psikososial

Kegiatan Layanan Dampingan Psikososial

Foto: ist
Bantuan psikososial masih difokuskan untuk anak-anak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Layanan dukungan psikososial untuk para korban bom di Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim) terus berjalan hingga saat ini.

Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos Harry Hikmat mengatakan, pihaknya memberikan kegiatan psikososial dari mulai hari kedua pascaserangan bom hingga saat ini.

"Sebanyak 52 orang dalam satu tim yang diterjunkan. Sampai sekarang layanan psikososial masih berjalan," ujarnya, Rabu (23/5).

Kendati demikian, ia mengakui fokus layanan ini kini anak-anak. Ia menegaskan anak-anak ini butuh perhatian khusus karena merasa khawatir atau takut.

Namun, ia menegaskan Kemensos tidak melupakan korban yang terdampak atau yang terpapar seperti lingkungan yang terkena bom di Rusunawa Sidoarjo. Menurutnya, warga di lingkungan situ juga syok jadi perlu mendapat dukungan psikososial.

"Bahkan kami juga melakukan psikososial ke rumah-rumah," katanya.

Jadi, ia menegaskan semua pihak dirangkul. Dengan terus diberikannya layanan ini,ia mengklaim para korban kembali bergembira.

Sebelumnya, masyarakat Indonesia dikejutkan dengan bom di tiga gereja di Kota Pahlawan pada Ahad (13/5) kemarin. Tak cukup sampai di situ, malam harinya di hari yang sama bom kembali meledak di Rusunawa Sidoarjo.

Teror belum berakhir, keesokan harinya atau Senin (14/5) Mapolrestabes Surabaya kembali dibom. Akibat rentetan pengeboman ini, sedikitnya 25 jiwa terdiri dari polisi, pelaku, hingga masyarakat sipil tewas. 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Debat Terakhir Pilgub Jabar

Jumat , 22 June 2018, 23:04 WIB