Saturday, 21 Zulhijjah 1442 / 31 July 2021

Saturday, 21 Zulhijjah 1442 / 31 July 2021

Sri Sultan Hamengkubowono Nasihati Gaya Bicara Fahri Hamzah

Selasa 22 May 2018 14:15 WIB

Rep: Neni Ridarineni/ Red: Muhammad Hafil

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah bertemu dengan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Gedhong Wilis Kepatihan Yogyakarta, Selasa(22/5).

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah bertemu dengan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Gedhong Wilis Kepatihan Yogyakarta, Selasa(22/5).

Foto: Neni Ridarineni/Republika
Fahri mengaku senang mendapat nasihat dari Sultan.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Wakil Ketua DPR Fachri Hamzah menemui Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X di Gedhong Wilis Kepatihan Yogyakarta, Selasa (22/5).  Fahri mengaku meminta nasihat dari raja Yogyakarta tersebut.

"Saya datang kepada Pak Sultan Hamengku Buwono X untuk minta nasihat karena beliau sebagai sesepuh bangsa dan dalam rangka 20 Tahun Reformasi . Karena saya mengambil jalan untuk berdialog dengan masyarakat apa adanya secara terbuka," kata Fahri usaib ertemu dengan Sri Sultan.

Fahri mengaku diberi nasihat oleh Sultan HB X apa adanya. Fahri mengatakan menerima nasihat Sultan yang diberikan dalam pertemuan satu jam tersebut.

Menurut Fahri, Raja Yogyakarta ini juga menyinggung soal gaya bicara Fahri. "Kata beliau (Sultan), Pak Fahri beragumen yang tajam, tidak semua orang bisa punya. Tetapi mungkin gayanya perlu menimbang keadaan masyarakat," kata Fahri.

"Beliau sadar betul kecenderungan orang pesisir. Rupanya bisa membaca kultural, bisa menebak kelebihan orang pesisr,orangpedalaman," kata Fahri sambil tersenyum.

Lebih lanjut, Fahri mengungkapkan nasehat yang diberikan antara lain tentang apa beda antaranegara dan pemerintahan, bagaimana menjaga memori kolektif bangsa Indonesia, dan bagaimana menjaga agar pemerntah harus tetap inovatif mengantisipasi jaman.

"Kami menjajaki bagaimana merangkum observasi beliau sebagai tokohreformasi tentang menjaga ingatan dari masa lalu, sebab kami sepakat ada yang namanya budaya sebagai tenaga sejarahnya, kebudayaan Indonesia sebagai kekuatanlaten dalam imajinasi publik kita, ada yang namanya alam bawah sadar bangsa yang harus dijaga.Itu tema-tema yang kami bicarakan, ujarnya.

Fahri mengucapkan terima kasih kepada Sultan Hamengkubowono X mendapat keberkahan di bulan Ramadhan. "Saya mendapat nasehat gratis dari Pak Sultan," kata Politikus dari Nusa Tenggara Barat ini. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA