Monday, 3 Rabiul Akhir 1440 / 10 December 2018

Monday, 3 Rabiul Akhir 1440 / 10 December 2018

Pemerintah Jamin Keamanan Asian Games

Rabu 16 May 2018 20:03 WIB

Rep: Dessy Suciati Saputri/Arif Satrio Nugroho/ Red: Muhammad Hafil

Sejumlah Bajaj yang dimodifikasi berbentuk Maskot Asian Games Bhin Bhin (Burung Cendrawasih), Atung (Rusa Bawean), dan Kaka (Badak Bercula Satu) terparkir di Kawasan Monas, Jakarta, Rabu (16/5).

Sejumlah Bajaj yang dimodifikasi berbentuk Maskot Asian Games Bhin Bhin (Burung Cendrawasih), Atung (Rusa Bawean), dan Kaka (Badak Bercula Satu) terparkir di Kawasan Monas, Jakarta, Rabu (16/5).

Foto: Republika/Mahmud Muhyidin
Kepolisian akan meningkatkan keamanan.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir menyampaikan Pemerintah Indonesia menjamin keamanan penyelenggaraan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang menyusul terjadinya serangan bom di sejumlah daerah. Hal ini disampaikannya menanggapi kekhawatiran sejumlah negara terhadap keamanan Indonesia saat Asian Games nanti.

"Kita sudah jelaskan, ke negara-negara tersebut. Seperti tadi saya sampaikan kita akan tetap menyelenggarakan itu dan kita jamin keamanannya," ujar Fachir di Komplek Istana Presiden, Jakarta, Rabu (16/5).

Selain itu, sebanyak 14 negara juga telah menerbitkan imbauan perjalanan bagi warga negaranya untuk bepergian ke Indonesia terkait teror bom yang terjadi. Terkait hal ini, Fachir menilai imbauan tersebut wajar dikeluarkan sebagai bentuk perhatian mereka terhadap keselamatan warganya.

"Jadi kita juga melakukan hal yang sama jika terjadi sesuatu di tempat lain. Makanya itu dan mereka hanya meminta supaya lebih waspada," kata dia.

Menurut dia, pemerintah pun juga telah menjelaskan keamanan di Indonesia dan selalu memberikan informasi ke negara-negara lainnya. Situasi di Surabaya, lanjutnya, juga telah berjalan normal.

Ke-14 negara yang telah menerbitkan imbauan perjalanan tersebut yakni Inggris, Amerika, Australia, Hong Kong, New Zealand, Singapura, Malaysia, Polandia, Irlandia, Kanada, Prancis, Filipina, Swiss, dan Brasil.

Sementara, Polri  meyakinkan publik bahwa pelaksanaan Asian Games 2018 di Indonesia tetap kondusif menyusul teror bom di Kota Surabaya. Kepolisian akan memperketat pengamanan demi berlangsungnya gelaran acara olahraga internasional yang akan diselenggarakan di Jakarta dan Palembang.

"Pak Kapolri (Jenderal Polisi Muhammad Tito Karnavian) sudah memerintahkan seluruh jajaran baik yang menjadi venue lokasi Asian Games maupun yang tidak," kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto.

Dengan peningkatan keamanan ini, kata Setyo, Asian Games 2018 yang akan diselenggarakan pada 8 Agustus mendatang diyakini akan tetap berjalan lancar. Bukan hanya Asian Games, event besar lainnya seperti konferensi International Monetary Fund (IMF) juga diharapkan dapat berjalan sebagaimana mestinya.

"Tetap untuk meningkatkan keamanan, kondusif semuanya, sehingga semuanya bisa berlangsung dengan baik," kata Setyo.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES