Sunday, 21 Ramadhan 1440 / 26 May 2019

Sunday, 21 Ramadhan 1440 / 26 May 2019

JK Optimistis Kondisi Surabaya akan Kembali Pulih

Selasa 15 May 2018 17:27 WIB

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Muhammad Hafil

Petugas berjaga di sekitaran Polrestabes Surabaya

Petugas berjaga di sekitaran Polrestabes Surabaya

Foto: Republika/Dadang Kurnia
JK mencontohkan peristiwa bom Bali pada 2002 silam.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan, kondisi  Surabaya pascaaksiteror memang tengah mengawatirkan sejumlah pihak. Namun dia optimistis pemerintah mampu mengatasi situasi ini dalam waktu singkat.

"Jangka pendek pasti banyak pertanyaan, banyak kekhawatiran tapi dalam waktu yang singkat pemerintah bisa mengatasinya, pasti akan pulih kembali," ujar JK, Selasa (15/5).

JK mencontohkan, ketika peristiwa bom Bali pada 2002 silam sektor pariwisata di wilayah tersebut menurun drastis. Namun, sekitar enam bulan kemudian pariwisata Bali kembali normal. Oleh karena itu, JK optimistis kondisi Surabaya akan segera pulih paska serangan teror.

JK meminta partisipasi masyarakat untuk bekerja sama dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam memberantas terorisme. Jusuf Kalla mengimbau agar masyarakat dapat mengawasi orang-orang yang mencurigakan di sekitar lingkungannya.

"Dibutuhkan juga informasi dari masyarakat, informasi apapun yang bisa menghentikan ataupun mengawasi orang-orang yang mempunyai sifat tercela itu," ujar JK.

JK mengatakan, pemerintah, TNI, dan Polri sudah melakukan pengawasan secara maksimal. Namun di sisi lain, wilayah Indonesia cukup luas sehingga dia meminta partisipasi masyarakat agar dapat melakukan upaya pencegahan terorisme.

"Kita tidak ingin menjadi seperti negara komunis yang saling melapor, tapi apabila ada kejahatan atau rencana kejahatan haruslah masyarakat sendiri juga mengatasi hal tersebut, karena korbannya seluruh masyarakat," kata JK.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA