Selasa, 5 Rabiul Awwal 1440 / 13 November 2018

Selasa, 5 Rabiul Awwal 1440 / 13 November 2018

Bayi Indonesia Punya Harapan Hidup hingga 71 tahun

Selasa 17 Apr 2018 02:22 WIB

Rep: Ahmad Fikri Noor/ Red: Nidia Zuraya

Bayi baru lahir. Ilustrasi

Bayi baru lahir. Ilustrasi

Foto: >
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia pada 2017 mencapai 70,81.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia pada 2017 mencapai 70,81. Dalam kategori yang dibuat oleh United Nations Development Programme (UNDP), IPM tersebut dikategorikan tinggi karena berkisar pada rentang 70 hingga 79,99.

"IPM Indonesia pada 2017 adalah 70,81 atau meningkat sebesar 0,63 poin dan tumbuh sebesar 0,9 persen dibandingkan capaian tahun 2016," ujar Kepala BPS Suhariyanto di Jakarta, Senin (16/4).

IPM disusun dengan menggunakan tiga dimensi yaitu dimensi kesehatan yang diukur dengan indikator Umur Harapan Hidup, dimensi pengetahuan atau pendidikan yang diukur dengan harapan lama sekolah dan rata-rata lama sekolah, serta dimensi hidup layak yang didekati dengan pengeluaran per kapita yang disesuaikan.

Suhariyanto menjelaskan, Umur Harapan Hidup 2017 menunjukkan perkiraan bayi yang lahir pada 2017 memiliki harapan untuk dapat hidup hingga 71,06 tahun atau lebih lama 0,16 tahun jika dibandingkan dengan harapan hidup bayi yang lahir pada tahun sebelumnya. Peningkatan Umur Harapan Hidup menunjukan adanya perbaikan tingkat kesehatan masyarakat.

Selama periode 2010 hingga 2017, Indonesia telah berhasil meningkatkan umur harapan hidup saat lahir sebesar 1,25 tahun atau tumbuh sebesar 0,25 persen per tahun dari 69,81 tahun pada 2010.

Capaian positif juga terjadi pada harapan lama sekolah. Anak-anak yang pada 2017 berusia 7 tahun memiliki harapan dapat menikmati pendidikan selama 12,85 tahun atau setara Diploma I. Hal itu lebih lama 0,13 tahun dibandingkan dengan anak yang berumur sama pada 2016.

Sementara itu, penduduk usia 25 tahun ke atas secara rata-rata telah menempuh pendidikan selama 8,1 tahun atau lebih lama 0,15 tahun dibandingkan dengan rata-rata tahun sebelumnya. "Angka ini menunjukan bahwa pada 2017 penduduk Indonesia secara rata-rata baru mencapai tingkat pendidikan Sekolah Menengah Pertama kelas IX," ujar Suhariyanto.

Selama periode 2010 hingga 2017, harapan lama sekolah di lndonesia telah meningkat sebesar 1,56 tahun atau tumbuh sebesar 1,87 persen per tahun. Sementara itu, rata-rata lama sekolah meningkat 0,64 tahun atau tumbuh 1,18 persen per tahun.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA