Sabtu, 9 Syawwal 1439 / 23 Juni 2018

Sabtu, 9 Syawwal 1439 / 23 Juni 2018

Nomor Urut Golkar adalah Angka Hoki Setya Novanto

Selasa 20 Februari 2018 06:30 WIB

Red: Didi Purwadi

Tersenyum. Terdakwa kasus tindak pidanda korupsi KTP Elektronik Setya Novanto tersenyum saat menunggu  di ruangan persidangan untuk mengikuti sidang lanjutan di Pengadilan tindak pidana korupsi, Jakarta, Kamis (18/1).

Tersenyum. Terdakwa kasus tindak pidanda korupsi KTP Elektronik Setya Novanto tersenyum saat menunggu di ruangan persidangan untuk mengikuti sidang lanjutan di Pengadilan tindak pidana korupsi, Jakarta, Kamis (18/1).

Foto: Republika/Iman Firmansyah
Setya Novanto menyebut angka 4 merupakan angka bagus.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mantan ketua umum DPP Partai Golkar, Setya Novanto, mengaku optimistis untuk perolehan suara partai tersebut pascapengundian nomor urut partai peserta pemilu. Biasanya kalau nomor empat, saya selalu nomor empat itu hokinya bagus," kata Setya Novanto di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin.

Pada Ahad (18/2), ke-14 parpol yang lolos verifikasi faktual KPU mengambil nomor urut dengan cara undian. Hasilnya Partai Golkar mendapat nomor empat. Bagi Setnov, nomor empat merupakan angka yang bagus.

Ia juga menilai, pada pilkada 2018 Golkar dapat meraih kemenangan. "Saya rasa pilkada ini mudah-mudahan bisa bagus ya,'' katanya. ''Karena sudah kita inventarisasi betul-betul secara teliti.''

Untuk pemilu 2019, Setnov juga kembali menyatakan optimismenya. Ia menilai pemilih tradisional Golkar sejak dulu sudah ada. Ia berharap Golkar bisa mempertahankan para pemilih tradisional tersebut, apalagi ada tambahan partai baru yang ikut pemilu 2019.

"Tidak bisa kita mungkiri dengan banyaknya partai, pasti ada pengaruh juga kepada suara,'' katanya. ''Ya kita harapkan bisa terus bertahan dan makin baik. Tentu di bawah Pak Airlangga dan tim bisa makin baik.''

Nomor urut ke-14 parpol yang berhak mengikuti pemilu 2019 adalah:

1. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)

2. Partai Gerindra

3. PDI Perjuangan

4. Partai Golkar

5. Partai Nasdem

6. Partai Garuda

7. Partai Berkarya

8. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)

9. Partai Persatuan Indonesia (Perindo)

10. Partai Persatuan Pembangunan (PPP)

11. Partai Solidaritas Indonesia

12. Partai Amanat Nasional (PAN)

13. Partai Hanura

14. Partai Demokrat

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA