Thursday, 7 Syawwal 1439 / 21 June 2018

Thursday, 7 Syawwal 1439 / 21 June 2018

Megawati Raih Gelar Kehormatan di Korsel, Ini Komentar PDIP

Kamis 16 November 2017 18:58 WIB

Red: Agung Sasongko

Presiden Kelima RI, Megawati Soekarno Putri dianugerahi Doktor HC keenam, di bidang ekonomi oleh Mokpo National University Korsel.

Presiden Kelima RI, Megawati Soekarno Putri dianugerahi Doktor HC keenam, di bidang ekonomi oleh Mokpo National University Korsel.

Foto: dok. KJRI Seoul

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Presiden Kelima RI, Megawati Soekarnoputri menerima Gelar Doktor Kehormatan bidang Demokrasi Ekonomi dari Mokpo National University, Korea Selatan. Gelar tersebut dinilai Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini.

“Pemberian Gelar Kehormatan Keenam melalui universitas ternama di Korsel tersebut sarat pesan ideologis dan sangat berarti bagi PDI Perjuangan dan Indonesia. Selamat kepada Ibu Megawati dan kami terus berjuang membumikan Pancasila melalui tatanan sistem perekonomian gotong royong dimana yang kuat membantu yang lemah untuk Indonesia Raya,'' kata Hasto di Jakarta, dalam keterangannya, Kamis (16/11).

Dikatakan Hasto, para pendiri republik telah mewariskan semangat penataan sistem ekonomi berdasarkan semangat berdiri  di atas kaki sendiri. Rasa percaya diri yang begitu besar untuk mewujudkan Indonesia Raya yang seharusnya tidak ada kemiskinan di buminya Indonesia guna memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa menjadi landasan konstitusional sebagai penjabaran sila kelima Pancasila. 

 

''PDI Perjuangan terus mendorong agar cita-cita kesejahteraan tersebut dapat dipercepat melalui kerjasama seluruh kader Partai di eksekutif, legislatif dan struktural Partai,” kata Hasto.

 

PDI Perjuangan, tambahnya, sangat bangga dengan pemberian gelar doktor kehormatan ini. “Untuk itu, kami terus membuka diri bagi para profesional untuk bergabung dengan PDI Perjuangan guna menjabarkan demokrasi ekonomi agar Indonesia secepatnya bangkit menjadi bangsa yang berdaulat, berdikari dan berkebudayaan. Kaum profesional dengan semangat patriotisme diharapkan dapat memerjuangkan kedaulatan ekonomi Indonesia, sekurang-kurangnya di bidang pangan, energi, sandang, keuangan, pertahanan dan kebudayaan,” kata Hasto.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Spanyol Taklukkan Iran 1-0

Kamis , 21 June 2018, 03:21 WIB