Monday, 4 Syawwal 1439 / 18 June 2018

Monday, 4 Syawwal 1439 / 18 June 2018

Jokowi Sebut Kerja Sama Ekonomi ASEAN-India Jadi Prioritas

Rabu 15 November 2017 03:50 WIB

Rep: Mas Alamil Huda/ Red: Dwi Murdaningsih

Presiden Joko Widodo (kiri) besama Presiden China Xi Jinping (kanan) saat melakukan dialog antara Pimpinan negara ekonomi dengan APEC Business Advisory Council (ABAC) di Da Nang, Vietnam, Jumat (10/11).

Presiden Joko Widodo (kiri) besama Presiden China Xi Jinping (kanan) saat melakukan dialog antara Pimpinan negara ekonomi dengan APEC Business Advisory Council (ABAC) di Da Nang, Vietnam, Jumat (10/11).

Foto: Antara/Yusran Uccang

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo mengatakan ASEAN dan India memiliki potensi sangat besar yakni pasar bersama yang mencapai dua miliar orang dan total GDP 4,5 miliar dolar AS. Karenanya, ASEAN dan India selayaknya dapat menjadi salah satu generator ekonomi dunia.

"Namun, neraca perdagangan dan investasi kita masih jauh dari optimal," kata Presiden Jokowi saat menghadiri KTT ke-15 ASEAN-India yang digelar di Philippine International Convention Center (PICC), Manila, Filipina, Selasa (14/11), dalam keterangan tertulis dari Istana Negara.

Indonesia juga mengapresiasi kemajuan kerja sama kemitraan ASEAN-India selama 25 tahun. Sebagai momentum untuk mendorong penguatan kerja sama menuju puncak perayaan ASEAN-India Commemorative Summit tahun depan

"Saya ingin garis bawahi optimalisasi kerja sama ekonomi ASEAN-India sebagai prioritas bersama," kata Jokowi.

Optimalisasi kerja sama ekonomi tersebut dilakukan melalui berbagai langkah termasuk melalui percepatan penyelesaian Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP).

"Keberhasilan RCEP mengirimkan pesan kuat bahwa integrasi ekonomi dapat menghasilkan manfaat bagi semua," ujar dia.

Presiden mengingatkan bahwa hingga kini dunia masih terus dibayangi ketidakpastian. Untuk itu, kata dia, ASEAN dan India perlu memperkuat kerja sama penguatan arsitektur keamanan kawasan dan kerja sama maritim termasuk melalui EAS dan IORA di Samudra Hindia, dan penyelesaian ASEAN-India Maritime Transport Agreement.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES