Monday, 4 Syawwal 1439 / 18 June 2018

Monday, 4 Syawwal 1439 / 18 June 2018

PDIP-Friedrich Naumann Perkuat Kerja Sama

Senin 30 October 2017 19:24 WIB

Red: Agung Sasongko

Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dan jajaran DPP menerima kunjungan persahabatan Prof. Dr. Jurgen Morlok, Chairman of the Board of Trustee Friedrich Naumann Foundation (FNF) ke kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (30/10) sore.

Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dan jajaran DPP menerima kunjungan persahabatan Prof. Dr. Jurgen Morlok, Chairman of the Board of Trustee Friedrich Naumann Foundation (FNF) ke kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (30/10) sore.

Foto: Istimewa

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dan jajaran DPP menerima kunjungan persahabatan Prof. Dr. Jurgen Morlok, Chairman of the Board of Trustee Friedrich Naumann Foundation (FNF) ke kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (30/10) sore.

Dalam dialog kedua pihak berharap persahabatan dan kerjasama semakin berkembang di masa mendatang. Dalam pertemuan persahabatan yang penuh keakraban itu, dibahas juga situasi terkini di Indonesia dan Jerman.

Sebelum dialog dimulai, Hasto menayangkan video singkat mengenai kiprah PDI Perjuangan saat ini.

Hasto mengawali paparannya bahwa PDI Perjuangan akan ikut dalam pilkada serentak yang akan digelar tahun 2018.

Hasto menjelaskan bahwa PDI Perjuangan memberikan sejumlah pelatihan terkait pilkada, baik itu pelatihan atau sekolah untuk calon kepala daerah hingga pelatihan soal penggunaan media sosial.

“Tetapi yang paling utama, PDI Perjuangan memberikan pelatihan kepada para calon kepala daerah agar ketika memimpin benar-benar menjalankan ideologi partai, bagaimana memimpin dengan menjadikan kekuasaan berwajah kerakyatan, pemimpin yang mau turun ke bawah,” kata Hasto yang didampingi sejumlah fungsionaris DPP PDI Perjuangan diantaranya Ketua DPP Andreas H Pareira, Kepala Balitbang Heri Ahmadi, dan Hanjaya.

Kemudian dalam dialog tersebut, Hasto secara singkat juga menjelaskan mengenai sistem politik di Indonesia dan pengalaman PDI Perjuangan 10 tahun menjadi oposisi. "Kami mempunyai pengalaman dengan FNF yang memberikan pelatihan bagaimana efektif sebagai partai oposisi. Jadi kami belajar dari kerjasama dengan FNF tersebut," jelas Hasto.

Hasto menambahkan, dalam bekerjasama dengan FNF, PDI Perjuangan juga melakukan tukar informasi. Dan dalam waktu dekat ini, PDI Perjuangan akan bekerjasama dengan BJ Habibie untuk mendorong aplikasi media terapan dalam upaya untuk mempercepat aplikasi.

“Dan dengan FNF kami juga membahas program kerjasama penguatan peran wanita. Kami merancang bagaimana mengukur keterlibatan dan peran wanita dalam berbagai hal dan sektor,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Jurgen Morlok menyampaikan kekagumannya terhadap kiprah politik PDI Perjuangan. Dia pun antusias bisa mempererat hubungan dan kerjasama dengan PDI Perjuangan untuk ke depannya.

“Saya yakin kita bisa mengembangkan kerjasama kedua belah pihak. Semoga kerjasama dan persahabatan kita akan meningkat di masa mendatang,” ucap Jurgen Morlok.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES