Thursday, 26 Zulhijjah 1442 / 05 August 2021

Thursday, 26 Zulhijjah 1442 / 05 August 2021

Raja Salman Anggap Indonesia Sebagai Rumah Kedua

Sabtu 04 Mar 2017 11:24 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

 Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud menunaikan shalat tahiyatul masjid di Istiqlal, Jakarta, Kamis (2/3).

Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud menunaikan shalat tahiyatul masjid di Istiqlal, Jakarta, Kamis (2/3).

Foto: Republika/Yasin Habibi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud mengatakan kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla bahwa Indonesia seperti rumah kedua baginya. "Dia menganggap Indonesia rumahnya yang kedua karena selama kunjungannya di sini yang paling luar biasa," kata Wapres di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (4/3), setelah mengantar Raja Salman bertolak ke Brunei Darussalam sekitar pukul 10.00 WIB.

Wapres menambahkan, Raja Salman juga mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat rakyat Indonesia selama kunjungannya. "Saya katakan kepada dia, penyambutan ini sebagai wujud kecintaan Indonesia kepada Arab Saudi," kata dia.

(Baca Juga: Wapres Antar Raja Salman Bertolak ke Brunei)

JK juga menyampaikan apresiasi pemerintah dan rakyat Indonesia kepada Raja Salman yang melayani dua kota suci umat Islam, Mekah dan Madinah, dengan baik. "Kita mengucapkan terima kasih karena Raja melayani dua kota suci, tapi kita pun katakan di sini ada 800 ribu masjid, jadi dia masjid besar kita masjid banyak," kata dia.

JK mengantar Raja Salman bertolak ke Brunei Darussalam di Bandara Halim Perdanakusuma setelah tinggal di Jakarta pada 1-4 Maret 2017. Turut mendampingi Jusuf Kalla, yakni Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel, Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, dan utusan khusus Presiden untuk Timur Tengah Alwi Shihab. Raja Salman akan mengunjungi Brunei Darussalam selama setengah hari, dan pada Sabtu sore langsung bertolak ke Bali untuk berlibur hingga 9 Maret 2017.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA